Bus jamaah umrah hangus ditabrak truk tangki dekat Mekkah, empat tewas

The Prophet Muhammad mosque on in the holy city of Medina Hak atas foto Getty Images

Empat jamaah Inggris tewas dan 12 lainnya terluka ketika bus yang mengangkut jamaah umrah asal Inggris hangus setelah ditabrak sebuah truk tangki.

Bus itu sedang melakukan perjalanan dari Mekkah ketika ditabrak oleh truk tangki bahan bakar yang lalu terbakar dan membuat bus itu jadi kobaran api, kata Hashim Travel, biro perjalanan yang menangani umrah itu.

Disebutkan, 18 orang berada di dalam bus itu saat terjadi kecelakaan, dan semuanya dilarikan ke rumah sakit, dan enam di antaranya dirawat inap.

Keempat orang yang tewas adalah Raj Begum Hussain, seorang pria sepuh, seorang ibu dan anaknya yang sudah dewasa.

Raj Begum Hussain, 70 tahun, adalah ibu enam anak dan nenek dari 13 cucu yang berangkat umrah bersama adik perempuannya, yang selamat tetapi terluka.

"Seluruh keluarga dan sahabat sangat kehilangan dia. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas belasungkawa dan dukungan mereka pada saat yang sulit ini," kata keluarganya dalam satu pernyataan.

Di antara yang terluka terdapat seorang bocah kecil.

Rombongan jemaah umrah ini sudah berada di Arab Saudi selama seminggu.

Kecelakaan terjadi dekat kota Al Khalas, beberapa saat setelah rombongan meninggalkan Mekah menuju Madinah.

Hashim Travel yang berbasis di Blackburn mengatakan mereka mengkhususkan diri dalam perjalanan ziarah umrah dan haji sejak 20 tahun lalu.

Direktur perusahaan itu, Gulfaraz Zaman, menyebut insiden itu 'sangat mengerikan dan menyedihkan.'

"Jika Anda melihat puing-puing bus, hanya kerangka logamnya saja yang tersisa," katanya kepada BBC.

"Ini sangat mengguncangkan, terutama bahwa sejumlah orang meninggal dunia," tambahnya, "doa kami untuk keluarga yang ditinggalkan," katanya.

Dia mengatakan telah mengajukan visa bagi para anggota keluarga yang meninggal untuk pergi ke Arab Saudi.

Rashid Mogradia, pimpinan Dewan Haji Inggris, mengatakan kepada BBC bahwa rute antara Mekah dan Madinah merupakan perjalanan panjang tetapi "relatif aman".

Banyak yang telah dilakukan oleh pihak berwenang Saudi untuk meningkatkan keselamatan para peziarah, katanya kepada BBC.

Berita terkait