Janda peraih Nobel asal Cina menyatakan siap untuk mati

Liu Xia, Cina Hak atas foto Reuters
Image caption Liu Xia dalam sebuah wawancara tahun 2009, setahun sebelum dia dijatuhi tahanan rumah namun menurut pemerintah Cina dia adalah warga yang bebas.

Liu Xia, janda dari peraih Nobe Perdamaian asal Cina, Liu Xiaobo, mengatakan siap untuk mati sebagai protes atas hukuman tahanan rumahnya oleh pihak berwenang.

Liu Xia ditetapkan sebagai tahanan rumah sejak tahun 2010 -ketika suaminya dianugerahi Nobel Perdamaian- namun tidak pernah didakwa dengan kejahatan apapun.

Suaminya -yang merupakan pegiat prodemokrasi yang tidak gentar mengkritik pemerintah- meninggal dunia tahun lalu saat menjalani hukuman penjara 11 tahun dalam dakwaan 'subversif'.

Sejumlah pihak mengkhwatirkan kesehatan Liu sejak kematian suaminya.

Perempuan berusia 57 tahun itu dilaporkan menderita depresi karena berada di bawah pengawasan selama ditahan di rumah dan teman-teman serta pengacaranya yakin dia dibatasi untuk 'berkomunikasi'.

Para wartawan juga dilarang untuk bertemu dengan perempuan penyair tersebut.

Hak atas foto AFP
Image caption Liu Xiaobo pegiat prodemokrasi yang tidak gentar mengkritik pemerintah Cina.

Kelompok pegiat hak asasi selama bertahun-tahun mendesak pemerintah Beijing untuk membebaskan Liu Xia.

Bagaimanapun pihak berwenang menegaskan bahwa dia adalah warga yang bebas dan kesedihan atas kematian suaminya yang membuat dia tidak bersedia berkomunikasi.

Seorang temannya, Liao Yiwu -yang berbicara dengannya lewat telepon awal pekan ini- menyebutkan Liu mengatakan 'lebih gampang mati dibanding hidup'.

Di situs ChinaChange, Liao -yang kini tinggal di Jerman- menulis bahwa Liu mengatakan kepadanya, "Saya tidak takut apapun. Jika saya tidak bisa keluar, saya akan mati di rumah saya. Xiaobo sudah pergi dan tidak ada lagi di dunia untuk saya saat ini."

Beberapa diplomat Barat sudah mendesak kepada pemerintah Cina agar mengizinkan Liu terbang ke luar negeri dan duta besar Jerman untuk Cina mengatakan kepada koran South China Morning Post bahwa dia disambut baik untuk tinggal di Jerman.

Hak atas foto Reuters
Image caption Aksi unjuk rasa di Hong Kong pada 1 Oktober 2016 lalu untuk menuntut pembebasan Liu Xia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Hua Chunying, mengatakan pihaknya tidak memiliki informasi tentang situasi Liu.

"Liu Xia adalah warga negara Cina. Pihak berwenang Cina yang terkait akan menangani masalah yang relevan sejalan dengan hukum," katanya Kamis (03/05).

Liu Xiaobo merupakan peraih Nobel Perdamaian yang meninggal dunia di penjara setelah warga Jerman yang antiperang, Carl von Ossietzky, meninggal di tahanan Nazi tahun 1938 lalu.

Topik terkait

Berita terkait