Terbaru 30 November 2009 - 09:57 GMT

Sidang penjahat perang Nazi dimulai

Demjanjuk

Demjanjuk mengatakan ia tawanan perang Nazi selama Perang Dunia II

Pengadilan di Jerman atas tertuduh penjahat perang Nazi John Demjanjuk, dengan 27.900 dakwaan, dimulai di Munich.

Demjanjuk, yang berusia 89 tahun dan dideportasi dari Amerika Serikat tahun ini, menyanggah bahwa ia adalah pengawal kamp di Sobibor, daerah yang diduduki Nazi di Polandia.

Kasus ini diperkirakan merupakan sidang besar terakhir terkait era Nazi.

Pengadilan dijadwalkan akan berlangsung sampai bulan Mei. Bila dinyatakan bersalah Demjanjuk menghadapi hukuman penjara 15 tahun.

John Demjanjuk adalah mantan karyawan perusahaan mobil Amerika. Ia akan menghadiri persidangan dengan mengenakan kursi roda.

Para dokter meminta agar sidang dibatasi selama dua kali dengan waktu 90 menit per hari karena kondisi kesehatan Demjanjuk.

Ia dituduh membantu Nazi di kamp-kamp tahanan Yahudi.

Kasus Demjanjuk

Demjanjuk
  • 1952: Masuk ke Amerika Serikat dan mengklaim menjadi tahanan perang Jerman
  • 1977: Pertama kali dituduh menjadi penjahat perang, dengan nama "Ivan the Terrible"
  • 1986: Ekstradisi ke Israel
  • 1993: MA Israel mencabut keputusan dan mengatakan ia bukan Ivan the Terrible
  • 2002: Kehilangan kewarganegaraan Amerika setelah hakim mengatakan ada bukti ia bekerja untuk kam Nazi
  • 2005: Hakim mendeportasi ke Ukraina
  • 2009: Jerman mengeluarkan surat penahanan; secara resmi dikenakan 27.900 dakwaan terlibat pembunuhan

Kasus kedua

Pihak jaksa penuntut mengatakan sebagai pengawal kam di Sobibor, ia menggiring ribuan pria, wanita dan anak-anak Yahudi ke kamar gas mematikan.

Demjanjuk lahir di Ukraina dan ditahan oleh Nazi saat bertempur di angkatan darat Soviet. Ia menyanggah pernah menjadi pengawal di Sobibor.

Selama 60 tahun terakhir ini, kasus ini kemungkinan menjadi pengadilan perang terakhir di Jerman.

Lebih dari 30 orang menjadi penggugat dalam kasus ini. Mereka akan memberikan kesaksian atas apa yang terjadi di Sorbibor, yang digambarkan pihak penyelidik sebagai neraka dunia.

Dua diantara mereka adalah korban kamp yang masih hidup, sementara yang lain adalah saudara yang hilang dari sekitar 250.000 orang yang dibunuh di kam itu.

Kasus Demjanjuk kali ini adalah yang kedua karena dua puluh tahun lalu, ia dihukum mati di Israel, dengan nama Ivan sebagai pengawal di kam Treblinka.

Tetapi keputusan itu dibatalkan kemudian setelah bukti baru menunjukkan, seorang warga Ukraina lain yang kemungkinan bertanggung jawab.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.