India blokir jutaan telepon genggam

india mobile
Image caption Jumlah pemakai telepon genggam mencapai 488 juta di India

Jutaan nomor telepon genggam tanpa kode identifikasi diblokir pemerintah dengan alasan keamanan.

Nomor identitas alat telepon internasional (IMEI) adalah kode 15 angka yang muncul di jaringan operator telepon setiap kali terjadi panggilan.

Tanpa nomor ini akan mustahil melacak jejak penelepon maupun tujuan panggilan atau rincian pembicaraannya.

Telepon genggam tanpa kode akan diblokir pada tengah malam. Operator diminta memblokir panggilan "di tengah meningkatnya ancaman dari kelompok militan".

Murah

Di India diperkirakan terdapat lebih dari 25 juta telepon genggam tanpa kode identifikasi.

Telepon tanpa kode yang sah biasanya murah dan tidak bermerek.

Jutaan telepon jenis ini dibuat di India atau diimpor, sebagian besar dari Cina.

Wartawan BBC menyebut telepon genggam jenis ini sangat populer karena biasanya jauh lebih murah dibanding yang bermerek.

Banyak pemakai telepon genggam mengatakan mereka menjadi korban karena sebagian besar tidak menyadari telepon genggam mereka ternyata tidak mempunyai kode identifikasi.

Asosiasi operator telepon seluler India sudah meminta pemerintah agar memperpanjang tenggat waktu untuk pemblokiran jutaan nomor ini agar ada waktu untuk membubuhkan nomor identifikasi pada pesawat telepon genggam tak bermerek.

Menurut perkiraan asosiasi operator telepon seluler India, telepon tanpa merek mencapai sekitar 30% dari total penjualan unit telepon genggam di India.

India merupakan salah satu negara dengan tingkat pertumbuhan pemakai telepon genggam tertinggi di dunia, dengan jumlah pemakai telepon genggam mencapai 488 juta.

Setiap bulan jutaan orang tercatat sebagai pemakai telepon baru.