Iran bebaskan pelayar Inggris

Pelayar Inggris
Image caption Saat ditangkap perahu layar mereka berada di perairan Iran

Salah seorang dari lima pelayar Inggris yang ditangkap Pengawal Revolusi Iran selama sepekan mengatakan "sangat gembira" setelah dibebaskan.

Dari atas kapal David Bloomer mengatakan kepada BBC bahwa yang terburuk adalah tidak mengetahui apa yang akan terjadi.

Para awak kapal layar itu mengatakan mereka terbawa ke perairan Iran tanpa sengaja saat berlayar dari Bahrain ke Dubai untuk mengikuti perlombaan.

Sebuah pernyataan dari Pengawal Revolusi Iran menyebutkan interogasi mereka menyimpulkan bahwa masuknya perahu layar ke perairan Iran secara ilegal itu karena "kesalahan".

Masalah baling-baling

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Inggris David Miliband mengatakan kelima awak kapal itu sudah meninggalkan Pulai Siri -tempat mereka ditahan- untuk menuju ke perairan internasional.

Image caption Menuju Dubai untuk mengikuti perlombaan perahu layar

"Kami mengetahui mereka kini sudah dibawa ke perairan internasional dan akan bertemu dengan perwakilan dari perusahaan pemilik perahu layar," demikian bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Inggris.

Departemen Luar Negeri Inggris mengatakan bahwa perahu layar jenis Volvo 60 milik tim Inggris Pindar ditangkap pada 25 November.

Kelima pelayar Inggris itu -Luke Porter, Oliver Smith, David Bloomer, Oliver Young, dan Sam Usher- mungkin terbawa secara tidak sengaja ke perairan Iran.

Beverley Porter -ibu Luke- memuji upaya Departemen Luar Negeri dalam membebaskan putra dan keempat pria lainnya.

"Mereka tidak berniat untuk berada di sana. Syukurlah Iran juga melihatnya seperti itu," tuturnya.

Sementara itu pihak penyelenggara Lomba Dubai-Muscat mengatakan perahu layar itu mungkin terbawa arus setelah menghadapi masalah dengan baling-baling.