Walikota Kabul terbukti korupsi

Mir Abdul Ahad Sahebi
Image caption Keberadaan Sahebi tidak jelas namun surat penangkapan sudah dikeluarkan

Pengadilan Afghanistan menjatuhkan hukuman penjara empat tahun atas walikota Kabul karena terbukti korupsi.

Mir Abdul Ahad Sahebi tidak hadir dalam sidang dan keberadaanya masih tidak jelas namun surat penangkapan atas walikota ibukota Afghanistan itu sudah dikeluarkan.

Wakil Jaksa Agung Enayat Kamal mengatakan dakwaan itu menyangkut dana publik senilai US$ 16.000.

"Pengadilan menghukum empat tahun penjara dan memerintahkan dia untuk mengembalikan uang yang dia gunakan dan dia dipecat dari jabatannya," kata Enayat Kamal, seperti dikutip kantor berita AFP.

Dakwaan atas Sahebi berkaitan dengan pemberian tender kontrak yang tidak mengikuti prosedur.

Kepada BBC, pihak penuntut mengatakan masih ada dakwaan lainnya atas para pejabat pemerintah kota Kabul, yang untuk sementara ditunda.

Tekanan atas Karzai

Hukuman atas Sahebi ini merupakan vonis pertama yang menyangkut pejabat tinggi pada masa jabatan kedua Presiden Hamid Karzai, yang mendapat tekanan dari Dunia Barat untuk memberantas korupsi.

Karzai terpilh kembali lewat pemilihan presiden Agustus 2009, yang diwarnai dengan kecurangan dalam pemungutan maupun penghitungan suara, namun pemilihan presiden babak kedua tidak jadi dilaksanakan karena saingannya Abdullah Abdullah mengundurkan diri.

Pemerintah Washington dan beberapa negara Barat lain mendesak Presiden Karzai untuk bertindak tegas atas korupsi di Afghanistan.

Dan Karzai sudah bertekad untuk memberantas korupsi walau pada saat bersamaan dia mengatakan Dunia Barat berlebihan mengangkat masalah korupsi dalam pemerintahannya.