Ledakan di Irak, 100 lebih tewas

Ledakan menyisakan asap hitam tebal di angkasa kota Baghdad
Image caption Ledakan menyisakan asap tebal di angkasa kota Baghdad

Gelombang ledakan bom mobil di ibukota Irak, Baghdad tewaskan sedikitnya 127 orang dan melukai 448 lain.

Ledakan pertama ditujukan ke patroli polisi di distrik Dora.

Empat ledakan bom lain terjadi di dekat gedung-gedung pemerintahan dalam selang beberapa menit.

Penasihat keamanan nasional Irak Mowaffaq al-Rubaie mempersalahkan militan al-Qaeda atas serangan tersebut.

Dia mengatakan kepada BBC, mereka ingin menggoyang stabilitas negara menjelang pemilihan umum yang dijadwalkan berlangsung bulan Maret.

"Al-Qaeda aktif di Baghdad akhir-akhir ini," kata Rubaie.

"Tujuannya adalah menunjukkan pemerintah tidak sanggup melindungi warga sipil dan warganya sendiri dan juga menggentarkan orang agar tidak pergi ke TPS."

Sasaran resmi

Bulan Oktober, gelombang serangan bom terkoordinasi menewaskan sedikitnya 155 orang dan mencederai ratusan korban lain di Baghdad.

Image caption Personel keamanan Irak dilaporkan ikut menjadi korban serangan bom

Meski demikian, statistik pemerintah Irak menunjukkan tindak kekerasan pada umumnya turun dalam masa 18 bulan terakhir.

Ledakan-ledakan yang terjadi pada hari Selasa terasa mengguncang rumah warga di seluruh ibukota Irak.

Sejumlah gedung pemerintah berada di kawasan dekat ledakan, termasuk gedung kementerian dalam negeri, kementerian sosial, sebuah perguruan tinggi dan lembaga kesenian.

Setelah ledakan pertama di Dora, bom meledak di Pasar Shourja tak jauh dari kompleks kementerian kesehatan.

"Warga sipil dan aparat keamanan dipastikan tewas," kata jurubicara aparat keamanan Baghdad Mayor Jenderal Qassim al-Moussawi kepada kantor berita Reuters.

Para wartawan mengatakan, meski ledakan bom dahsyat beberapa kali terjadi, kelompok perlawanan sering melancarkan serangan dengan skala lebih kecil terhadap beberapa sasaran, seperti pasar, masjid atau sekolah.

Sedikitnya delapan orang, yang kebanyakan murid, tewas dalam ledakan bom di sebuah sekolah di Baghdad hari Senin.

Aparat keamanan Irak menyatakan, pengamanan diperketat menjelang pemilihan umum yang dijadwalkan berlangsung bulan Maret.