Korut setuju kerja sama dengan AS

Reaktor nuklir Yongbyon
Image caption Korea Utara mengatakan perundingan nuklir perlu dilanjutkan

Korea Utara mengatakan akan terus bekerja sama dengan Amerika tentang program nuklirnya dan sepakat bahwa perundingan perlu dilanjutkan.

Kementerian luar negeri Korea Utara menyebutkan Pyongyang akan bekerja sama dengan Amerika guna mempersempit perbedaan.

Media resmi pemerintah mengutip seorang juru bicara mengatakan Korea Utara dan Amerika Serikat sepakat memperdalam saling pengertian, memperkecil perbedaan pandangan dan menemukan pijakan bersama.

"Kedua pihak juga menyepakati serangkaian saling pengertian tentang perlunya melanjutkan perundingan," kata seorang juru bicara departemen luar negeri seperti dikutip media pemerintah.

Ini merupakan pernyataan resmi pertama Korea Utara setelah perundingan selama tiga hari.

Utusan khusus Presiden Barack Obama, Stephen Bosworth, mengadakan kunjungan ke Pyongyang.

Enam negara

Bosworth menyebut perundingan tersebut berguna, tetapi mengakui belum tahu kapan perundingan akan dilanjutkan.

Wartawan BBC Michael Bristow mengatakan kunjungan Bosworth ini bertujuan untuk menunjukkan Korea Utara tentang masa depan yang menunggu negara itu bila kembali berunding dan akhirnya meninggalkan program nuklir.

Bosworth bertemu dengan sejumlah pejabat teras, tetapi tidak bertemu dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-il.

Perundingan di Pyongyang ini merupakan pembahasan resmi pertama sejak Presiden Barack Obama menjabat.

Korea Utara memutuskan mundur dari perundingan nuklir enam negara awal tahun ini, tetapi Cina membujuk negara itu agar kembali berunding.

Perundingan yang melibatkan Amerika Serikat, Rusia, Jepang, Korea Selatan dan Korea Utara, bertujuan melumpuhkan kemampuan nuklir Korea Utara dengan imbalan bantuan dan jaminan keamanan.

Bosworth kini dijadwalkan melanjutkan lawatan ke Tokyo, Beijing dan Moskow untuk memaparkan kepada para pejabat dari negara-negara yang terlibat dalam perundingan enam negara.