Terbaru  1 Februari 2010 - 18:54 GMT

Konseling seks untuk Presiden Zuma

Presiden Jacob Zuma

Presiden Zuma dikecam karena praktek poligami yang dijalankannya.

Seorang anggota parlemen Afrika Selatan mendesak Presiden Jacob Zuma untuk mendapatkan pertolongan profesional karena "kecanduan melakukan hubungan seksual."

Ini menyusul laporan bahwa Zuma, 67 tahun, yang sekarang sedang memiliki tiga orang istri, memiliki seorang anak diluar nikah dengan Sonono Khoza, 39 tahun, putri dari salah seorang ketua panitia Piala Dunia, Irvin Khoza.

Anggota parlemen tersebut Kenneth Meshoe mengatakan Zuma perlu melakukan konsultasi, seperti yang dilakukan oleh Tiger Woods, dan juga menuduh tingkah laku presiden bertentangan dengan kebijakan pemerintah mengenai HIV/AIDS.

Partai Zuma, ANC, sudah mengukuhkan bahwa Zuma membayar kompensasi bagi kehamilan Khoza.

Dalam beberapa budaya Afrika Selatan, ayah dari anak yang dilahirkan di luar pernikahan harus membayar ganti rugi yang disebut Inhlawulo bagi keluarga perempuan.

Pembayaran yang dilakukan oleh Zuma menunjukkan bahwa dia tidak menyangkal sebagai bapak dari anak yang dikandung Khoza.

Pencegahan HIV

Ketua Partai Kristen Demokrat Afrika (ACDP) Pendeta Mesheo mengatakan anak di luar nikah tersebut menunjukkan bahwa Zuma "tidak menggunakan kondom, dan karenanya melanggar kebijakan seks yang aman yang dianjurkan oleh pemerintah."

Perilaku Presiden Zuma secara langsung bertentangan dengan kebijakan pemerintah yang menentang orang memiliki banyak partner seksual, dan juga resiko tertular AIDS karena seks tidak menggunakan pengaman

Helen Zille

Demikian laporan surat kabar Afrika Selatan Times dan Sowetan.

Di sana juga terjadi perdebatan panjang mengenai praktek poligami yang dilakukan Zuma, dimana para pengecamnya mengatakan Zuma mengirimkan pesan yang membingungkan mengenai pencegahan HIV.

Afrika Selatan memiliki jumlah penderita HIV terbesar di dunia - lebih dari lima juta orang.

Para wartawan mengatakan laporan terbaru ini merupakan tamparan bagi Zuma, yang sebelumnya sudah mendapatkan pujian karena sikapnya yang "terbuka" dalam mencoba mengatasi masalah HIV.

Partai-partai oposisi memujinya tahun lalu, ketika dia mengumumkan perubahan besar dalam kebijakan AIDS di bulan Desember, dengan memberikan dana lebih besar bagi penyediaan obat-obatan ARV.

Namun sekarang perilakunya bertentangan dengan sikap pemerintah dalam hal pencegahan HIV - misalnya berkenaan dengan penggunaan kondom dan kesetiaan dengan satu pasangan.

"Perilaku Presiden Zuma secara langsung bertentangan dengan kebijakan pemerintah yang menentang orang memiliki banyak partner seksual, dan juga resiko tertular AIDS karena seks tidak menggunakan pengaman," kata pemimpin Aliansi Demokrasi, Helen Zille.

Pemimpin Demokrat Independen Patricia de Lille menuduh Zuma tidak mengikuti nasihatnya sendiri.

"Dia selalu mengatakan perlunya tindakan seksual yang bertanggung jawab, namun dia tampaknya mengirim pesan bahwa "Jangan lakukan seperti yang saya lakukan tapi seperti yang saya bilang."

Menurut laporan, Zuma menjadi anak di luar nikah tersebut, tanggal 8 Oktober 2009, tiga bulan sebelum dia menikah dengan Thobeka Madiba-Zuma, 36 tahun, yang sekarang menjadi istrinya yang ketiga.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.