Terbaru  11 Februari 2010 - 08:14 GMT

20 tahun pembebasan Mandela

Mandela

Afrika Selatan merayakan 20 tahun pembebasan Nelson Mandela

Perayaan 20 tahun sejak pembebasan Nelson Mandela akan segera dilaksanakan. Di Cape Town Winnie, mantan istri Mandela akan memimpin aksi jalan kaki dari penjara tempat Mandela menghabiskan bulan-bulan terakhir dari 27 tahun masa tahanan.

Pembebasan ini adalah sebuah kunci penting atas berakhirnya apartheid atau pembedaan ras di Afrika Selatan.

Nelson Mandela yang kini berusia 91 tahun dijadwalkan akan tampil di hadapan publik, hal yang jarang dilakukannya.

Dia adalah presiden kulit hitam pertama di Afsel pada tahun 1994. Setelah sebelumnya ditahan seumur hidup pada tahun 1964 dengan tuduhan rencana kudeta terhadap pemerintah dengan cara kekerasan.

Dia menghabiskan waktu tahanan di penjara pulau Robben dan selanjutnya dipindahkan ke penjara Pollsmoor.

Sebelum dibebaskan dia tinggal di sebuah pondok di lahan sekitar penjara Victor Verster di kawasan pedalaman sekitar 50km dari Cape Town.

Kamis ini, massa akan mengulangi apa yang dilakukan Mandela 20 tahun lalu yaitu berjalan kaki dari penjara Victor Verster, yang sekarang dikenal sebagai penjara Drakenstein, dimana patung Mandela didirikan.

Menerawang kembali ke 20 tahun silam, apakah saat itu kita bisa membayangkan kalau kita berada disini sekarang

Cyril Ramaphosa

Mandela tidak akan ikut serta dalam prosesi tersebut demikian pernyataan Kongres Nasional Afrika, ANC, tapi sepertinya dia akan menghadiri pidato kenegaraan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma.

Tekanan internasional

Selama dalam masa tahanan Mandela menjadi simbol perlawanan atas apartheid.

Tahun 1990, pemerintah Afrika Selatan menanggapi tekanan dari dalam maupun internasional dan membebaskan Mandela, dan mencabut larangan politik bagi ANC pada waktu bersamaan.

Cyril Ramaphosa, kepala komite yang melindungi Mandela pada hari-hari setelah dia dibebaskan mengatakan negara itu telah mengalami perubahan yang besar dalam dua dekade terakhir.

"Jika kamu menerawang kembali ke 20 tahun lalu, apakah bisa kita membayangkan kalau kita berada di sini sekarang,''

''Tidak banyak dari kita yang memimpikan hal itu.''

"Kita mungkin ingat ada dimana kita saat Nelson Mandela bebas, tapi saya kira tidak semua dari kita yang bisa membayangkan kalau sekarang kita bisa hidup di Afrika Selatan dan mengalami apa kita jalani saat ini,'' katanya.

Solusi yang bagus

Christo Brand, mantan sipir penjara yang diberi tugas menjaga Mandela 20 tahun lalu, saat pembebasan dulu pernah mengatakan, ''saya berharap tidak akan ada pertumpahan darah,'' dan hal itu terbukti tidak ada pertumpahan darah, semuanya berjalan dengan sempurna.

"Dan saya tahu cara Mandela bernegosiasi, dia sangat peduli terhadap pihak lain juga.''

''Dia tidak hanya memikirkan orang kulit hitam di negaranya, tapi juga memikirkan kulit putih dan mempelajari dan merasakan ketakutan kulit putih di Afrika Selatan.''

"Dan saya kira dengan merasakan ketakutan itu, dia bisa mendapatkan pemikiran yang menjadi solusi yang bagus untuk Afrika Selatan,'' kata Christo.

Tahun 1991 Mandela menjadi pemimpin ANC dan menjabat presiden Afrika Selatan dari tahun 1994 hingga 1999.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.