Terbaru  12 Maret 2010 - 14:45 GMT

Hambali minta dibebaskan

serangan bom Bali 2002

Hambali dituding menjadi dalang serangan bom Bali 2002

Tersangka otak serangan bom Bali 2002, Hambali, mengajukan permohonan untuk dibebaskan dari kamp Guantanamo.

Hambali yang kelahiran Cianjur, Jawa Barat, telah menghuni Guantanamo lebih dari tiga tahun tanpa dakwaan.

Dia dilaporkan mengajukan habeas petition atau permohonan pembebasan dari penahanan tanpa tuduhan kepada pengadilan distrik di Washington.

Hambali alias Riduan Isamuddin ditahan aparat keamanan Thailand dan agen CIA di dekat Bangkok, Agustus 2003. Setelah ditahan di beberapa penjara rahasia milik CIA, dia akhirnya dipindahkan ke Guantanamo pada September 2006.

Dia dicari-cari aparat keamanan Indonesia atas tuduhan ikut merencanakan serangan bom di Bali, Oktober 2002 yang menelan 202 korban jiwa.

Aparat penegak hukum Indonesia menyatakan Hambali juga bisa diadili di Indonesia atas dakwaan keterlibatannya dalam serangan bom menjelang Natal tahun 2000, dan serangan bom terhadap Hotel Marriot Jakarta tahun 2003.

Hambali diyakini memimpin JI hingga penghujung 2002. Dia juga diyakini sebagai penghubung Jemaah Islamiyah (JI) dengan jaringan al-Qaida pimpinan Osama bin Laden.

Aparat Amerika juga menuduh Hambali merencanakan penyerangan terhadap kedutaan besar Amerika Serikat, Inggris dan Australia di Singapura.

Hambali tercatat sebagai salah seorang dari sekitar 180 orang yang masih ditahan di Guantanamo.

Beberapa waktu lalu, aparat penegak hukum AS tengah menimbang-nimbang untuk mengadili sejumlah tahanan penting di Guantanamo, termasuk Hambali di pengadilan sipil di Washington, bukannya di pengadilan militer.

Namun, rencana itu mendapat penentangan dari beberapa politisi dan keluarga korban

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.