Perampok pakai burka di Australia

Wanita Muslim di Belgia April 2010
Image caption Beberapa negara Eropa melakukan debat melarang burka

Perampokan bersenjata yang diduga dilakukan oleh pria yang mengenakan burka memicu perdebatan di Australia apakah busana Muslim itu harus dilarang.

Sen Cory Bernardi dari Partai Oposisi Liberal mengatakan perampokan itu menunjukkan burka "muncul sebagai topeng bagi para bandit".

Baik Perdana Menteri Kevin Rudd dan pemimpin Partai Liberal Tony Abbott mengecam komentar itu dan mengatakan mereka tidak akan mendukung larangan itu.

Perdebatan pendapat itu juga terjadi negara-negara Eropa.

Pekan lalu, para politisi Belgia memutuskan untuk melarang penggunaan burka.

Bernardi, senator untuk Australia Selatan, melontarkan pernyataan itu setelah seorang pria ditodong dan dirampok di tempat parkir di Sydney hari Rabu.

Korban mengatakan penyerangnnya adalah pria yang mengenakan kacamata hitam dan burka sehingga ia tidak dapat melihat wajahnya secara jelas.

Dalam blognya, Bernardi mengatakan burka bukanlah gaya Australia dan harus dilarang dengan alasan keselamatan dan demi kepentingan masyarakat.

"Bagi saya, burka menunjukkan dominasi pria atas wanita sehingga perempuan tidak memiliki tempat dalam masyarakat. Burka juga menggangu aspek paling penting dalam komunikasi masyarakat," katanya.

Pandangan pribadi

Abbott mengatakan anggota partainya Bernardi merupakan "pandangan pribadi" dan ia secara pribadi tidak mendukung gagasan pelarangan itu.

"Saya rasa banyak warga Australia yang beranggapan memakai burka semacam konfrontasi dan saya harap penggunannya tidak banyak," kata Abbott kepada ABC News.

"Namun intinya adalah kami tidak memiliki kebijakan untuk melarang penggunaan burka dan kami selalu menghargai hak rakyat."

Rudd menuruh pihak oposisi memicu silang pendapat terkait isu itu.

"Ia [Bernardi] mengatakan apa yang ingin ia lakukan. Abbott kemudian mengatakan itu bukan kebijakan mereka," katanya.

Majelis rendah parlemen Belgia secara mutlak meloloskan undang-undang berisi pelarangan penggunaan pakaian yang menutupi identitas pemakainya.

Bila diloloskan senat Belgia, maka pelarangan itu merupakan yang pertama di Eropa. Prancis juga akan menerapkan larangan yang sama.

Berita terkait