Terbaru  10 Mei 2010 - 08:24 GMT

Sidang Anwar Ibrahim dilanjutkan

Anwar Ibrahim terancam hukuman 20 tahun penjara

Persidangan kasus tuduhan sodomi pimpinan oposisi Malaysia Anwar Ibrahim kembali dilanjutkan.

Pekan lalu, upaya terakhir Anwar Ibrahim untuk menggugurkan tuduhan sodomi yang menurut dia dirancang secara politis itu, gagal.

Tim kuasa hukum Anwar Ibrahim tengah melakukan pemeriksaan silang kepada ajudan Anwar yang mengaku telah melakukan hubungan sodomi pada tahun 2008.

Kubu oposisi yang dipimpin Anwar Ibrahim memperoleh hasil signifikan dalam pemilu tahun 2008 itu dan Anwar menuduh kubu Barisan Nasional yang berkuasa merekayasa tuduhan sodomi itu.

Daftar saksi

Wartawan BBC Jennifer Park melaporkan kuasa hukum kembali meminta daftar saksi mata pemerintah yang akan dipanggil ke persidangan. Namun, hakim kembali menolak permintaan agar daftar nama saksi itu dibeberkan.

Keputusan inilah yang menurut kuasa hukum Anwar Ibrahim, Sankara Nair sebagai keputusan yang bias.

Dia mengatakan penolakan jaksa untuk membagi sejumlah informasi seperti daftar saksi mata, rekaman video dan sejumlah dokumen penting seputar pemeriksaan forensik dan bukti DNA menyulitkanAnwar membersihkan namanya dari tuduhan sodomi.

Kepada wartawan, Sankara Nair mengatakan akan "memanggang" Mohamad Saiful Bukhari Azlan, ajudan berusia 24 tahun yang membuat kesaksian tertulis berisi pengakuan telah melakukan hubungan seks dengan Anwar Ibrahim pada Juni 2008.

Anwar Ibrahim, mantan deputi perdana menteri, dipecat dan dipenjarakan pada tahun 1998 dengan tuduhan sodomi dan korupsi. Dia kemudian dibebaskan pada tahun 2004.

Setelah pembebasannya, Anwar Ibrahim meraih suara cukup besar dalam pemilihan umum tahun 2008. Anwar menganggap persidangannya kali ini kental dengan motif politik.

Dan dalam wawancaranya dengan BBC News sebelum persidangan dimulai, Anwar menjuluki tuduhan sodomi ini sebagai sebuah konspirasi kejam.

Di Malaysia, homoseksual adalah sebuah perbuatan ilegal. Jika terbukti melakukan sodomi, Anwar Ibrahim terancam hukuman penjara 20 tahun.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.