Terbaru  17 Mei 2010 - 13:05 GMT

Kontroversi pengangkatan MA oleh Arroyo

Arroyo mengangkat sumpah Ketua MA

Aquiono tidak setuju pengangkatan ketua MA baru oleh Arroyo.

Keributan politik tampaknya akan terjadi antara Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo dan penggantinya, Benigno Aquino.

Nyonya Arroyo telah mengangkat sumpah Ketua Mahkamah Agung yang baru, padahal pengangkatan tersebut dipertanyakan oleh Aquino.

Aquiono mempertanyakan apakah Nyonya Arroyo pantas membuat keputusan penting menjelang kekuasaannya berakhir.

Aquiono bahkan memberi pertanda bahwa dia mungkin akan menolak diambil sumpahnya oleh Ketua Mahkamah Agung tersebut, Renato Corona.

Corona hanya akan menjabat selama enam minggu di bawah pemerintahan Gloria Arroyo.

Presiden yang baru akan mengambil alih jabatan di akhir Juni, dan hasil tidak resmi dari pemilihan minggu lalu menunjukkan bahwa Aquino, yang lebih dikenal dengan nama Noy Noy, memenangkan pemilihan dengan mudah.

Aquino sudah dengan jelas menyatakan ketidaksetujuannya dengan pengangkatan Corona.

Namun perseteruan politik ini tidak berkenaan dengan satu pengangkatan saja.

Tema utama kampanye Aquino adalah memberantas korupsi, dan itu termasuk menyelidiki tuduhan berkenaan dengan Nyonya Arroyo.

Tetapi Arroyo masih memiliki banyak pengaruh walau dia sudah mundur nantinya.

Dia masih menduduki jabatan di Kongress dan memiliki banyak sekutu di Mahkamah Agung, sekarang termasuk Corona.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.