Terbaru  30 Juni 2010 - 07:56 GMT

Diplomat Israel demo celana jin dan sandal

Sandal

Diplomat Israel mengenakan sandal dan jin ke kantor

Para diplomat Israel mulai memakai jin dan sendal saat bekerja sebagai bagian dari aksi demo buruh menuntut kenaikan gaji, demikian isi pernyataan pejabat departemen luar negeri.

Para pegawai diplomatik ini menuntut kenaikan gaji sejajar dengan rekan mereka di badan intelijen dan pertahanan.

Aksi ini bisa mengganggu rencana perjalanan PM Benjamin Netanyahu ke AS, karena selain memakai jin dan sendal serikat pekerja juga mendesak karyawan di kedutaan Israel di Washington untuk tidak mengatur perjalanan yang akan berlangsung Juli nanti, demikian salah satu isi laporan media setempat.

Berdasarkan serikat pekerja diplomat, pegawai kementerian luar negeri hanya digaji setengah dari imbalan yang didapat oleh pegawai kementerian pertahanan dan anggota komunitas intelijen yang bertugas di luar negeri, meski mereka mengerjakan beban pekerjaan yang sama.

Perselisihan soal gaji ini sebenarnya sudah berlangsung selama enam bulan terakhir, dan kini mulai menjadi perhatian publik.

Sejumlah pegawai kementerian luar negeri kini mengabaikan peraturan pekerjaan yang mengharuskan mereka berpakaian resmi dan datang ke kantor dengan memakai jin dan sandal.

Aksi ini juga mempengaruhi sejumlah kunjungan. Kementerian luar negeri merupakan pihak yang bertanggung jawab untuk menyambut kedatangan tamu negara.

Senin lalu, Wakil Menteri Luar Negeri Danny Ayalon terpaksa menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov tanpa sambutan yang layak karena tidak ada satupun pegawai yang mengaturnya, demikian laporan kantor berita AFP.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.