Terbaru  16 Juli 2010 - 07:13 GMT

India-Pakistan setuju terus berhubungan

Bendera dua negara

Kedua negara belum menemukan kesamaan pandang kata pengamat

India dan Pakistan sepakat untuk tetap berhubungan setelah pertemuan menteri luar negeri kedua negara di Islamabad.

Manteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi dan Menlu India SM Krishna bertemu selama tujuh jam membahas berbagai masalah Kamis (15/07).

Meski demikian tidak dicapai kesimpulan setelah pembicaraan itu, demikian dilaporkan sejumlah pemberitaan.

Hubungan dua negara memburuk setelah India menuding Pakistan gagal mencegah terjadinya serangan kelompok militan Islam terhadap India.

Pertemuan ini merupakan kontak tingkat tinggi ketiga kedua negara dalam eman bulan terakhir, sementara untuk kedua menlu ini merupakan pertemuan pertama sejak 2008.

Keduanya menggunakan kata "bermanfaat" dan "konstruktif" untuk menggambarkan jalannya pertemuan.

Banyak pembicaraan diarahkan pada upaya membangun kepercayaan dua pihak yang sama-sama merupakan negara pemilik senjata nuklir namun tetap saja tidak ada rincian hasil sebenarnya, kata wartawan BBC Aleem Maqbool di Islamabad.

'Propaganda negatif'

Tak adanya kesimpulan dalam pertemuan itu diduga karena kedua pihak sulit menemukan kesamaan pandang pada berbagai isu.

Soal status Hafiz Mohammad Saeed, pimpinan kelompok amal Islam di Pakistan yang dituduh terlibat dalam serangan 2008 di Mumbai yang diizinkan melakukan ceramah-ceramah anti India, Menlu Qureshi menjawab dengan mengutip pernyataan Menteri Dalam Negeri India GK Pillai.

Pillai baru-baru ini dikutip sejumlah surat kabar mengatakan bahwa intelejen negara Pakistan terlibat dalam serangan Mumbai.

Saya sepakat dua pihak harus menciptakan suasana mendukung

Shah Mehmood Qureshi

India menunjuk kelompok militan Islam Pakistan, sebagai biang teror yang menewaskan 160 orang di Mumbai. Setelah sempat membantah, Pakistan akhirnya mengakui serangan itu sebagian direncanakan di wilayahnya.

"Saya sepakat dua pihak harus menciptakan suasana mendukung dan tidak membiarkan atmosfer hubungan diperburuk oleh propaganda negatif," kata Menlu Qureshi.

"Tapi apa gunanya pernyataan Mendagri India itu menjelang dilakukannya dialog? Kami sama-sama sepakat pernyataan semacam itu tidak perlu.''

Sementara terkait isu Balukistan, wilayah perbatasan Pakistan dimana negara itu menuding India terlibat pada berbagai aksi kerusuhan masa lalu, Qureshi mengatakan isu tersebut dibicarakan dan respon dari menlu Krishna sangat "baik."

Namun Menlu Krishna mengatakan bahwa India masih menunggu "adanya bukti" dari Pakistan untuk membuktikan keterlibatan India.

"[Sampai kini] tak ada ada sedikitpun," tambahnya.

Dalam sebuah pernyataan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mendesak agar dua negara meneruskan upaya dialog dan menghindari konflik.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.