Terbaru  16 Agustus 2010 - 08:47 GMT

Sidang Anwar dilanjutkan

Anwar Ibrahim menilai pengadilan Malaysia berat sebelah

Hakim di pengadilan tinggi Malaysia menyatakan kasus sodomi terhadap pemimpin oposisi Anwar Ibrahim akan dilanjutkan.

Sebelumnya Anwar Ibrahim meminta agar kasus ini dihentikan karena seorang anggota jaksa penuntut terlibat hubungan asmara dengan seorang lelaki yang menuduh Anwar Ibrahim melakukan sodomi kepadanya.

Hakim menyatakan hubungan asmara itu bukan berarti informasi kasus sensitif bisa diubah.

Saksi kunci dalam kasus persidangan sodomi Anwar Ibrahim, Saiful Bukhari Azlan, 25 tahun, terungkap memiliki hubungan percintaan dengan jaksa Farah Azlina Latif.

Hakim, Mohamad Zabidin Diah, mengakui hubungan tersebut memang ada, tetapi dia juga menerima argumentasi tim kejaksaan yang menyatakan bahwa Farah Azlina Latif hanya seorang pencatat muda dan tidak memiliki akses dalam setiap kasus kejaksaan.

"Dia tidak memiliki kuasa atas arah penyidikan dan tidak ikut menangani saksi-saksi yang diajukan, oleh karena itu hubungan ini tidak mengganggu tuntutan, tidak mempengaruhi kredibilitas dan ketentuan persidangan'', kata Mohamad Zabidin Diah.

'Bukti konspirasi'

Jaksa muda itu sudah tidak lagi masuk dalam jajaran tim penuntut, tetapi Anwar mengatakan dugaan hubungannya dengan Azlan menjadi bukti adanya sebuah konspirasi terhadap dirinya.

"Hal ini mendukung pendapat kami sejak dari awal kalau semua ini adalah sandiwara, persidangan dengan motif politis, tuduhan palsu,'' kata Anwar kepada wartawan.

"Ini adalah sebuah fakta atau bukti tambahan untuk mendukung kasus kami, kalau kejaksaan tidak dan tidak pernah bisa imparsial''.

Kasus sodomi ini bukanlah yang pertama yang dihadapi Anwar Ibrahim, sebelumnya dia juga pernah dipenjara juga dengan tuntutan yang sama pada tahun 1998 dan akhirnya dibebaskan dalam sebuah banding pada tahun 2004.

Homoseksual adalah tindakan melanggar hukum di Malaysia dan jika terbukti dia akan menghadapi tuntutan penjara 20 tahun.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.