Julia Gillard ingin Republik Australia

Julia Gillard
Image caption PM Julia Gillard inginkan Republik Australia

Australia semestinya menjadi republik begitu Ratu Elizabeth meninggal dunia, demikian pendapat PM Julia Gillard beberapa hari sebelum pemilihan umum Australia dilangsungkan.

Julia Gillard yang dilahirkan di Wales, Inggris Raya mengatakan kematian ratu akan menjadi ''saat yang tepat'' bagi Australia untuk memutus hubungan dengan Inggris dan tidak lagi menjadikan monarki Inggris sebagai kepala negara.

Warga Australia memilih untuk tidak menjadi republik ketika mengadakan referendum tahun 1999, tetapi perdebatan mengenai persoalan itu masih tetap membelah pendapat masyarakat Australia.

Oposisi utama Gillard adalah pemimpin Partai Konservatif, Tonny Abbott, seorang pembela monarki tulen.

Menjelang pemilihan umum, isu republik ini sebenarnya hampir tidak terdengar kecuali setelah Gillard mengungkapkannya lagi.

Menurut wartawan BBC di Sydney, Nick Bryant, bahkan di negara yang sangat patriotik seperti Australia, persoalan status negara ini tidak dianggap mendesak. Gillard juga mengakui bahwa status kenegaraan Australia tidak akan menjadi prioritas pemerintahannya selama Ratu Elizabeth masih berkuasa.

Gillard yang menyatakan diri sebagai republikan tulen mengaku mempunyai rasa sayang yang dalam untuk pimpinan monarki Inggris berusia 84 tahun tersebut dan mendoakan agar ia berumur panjang.