Terbaru  22 September 2010 - 14:32 GMT

KTT Kutub Utara dimulai

KTT Kutub Utara

Rusia ingin menguasai dasar laut Kutub Utara

Pertemuan internasional untuk mencegah Kutub Utara menjadi tempat baru bagi perebutan kekayaan mineral dibuka di Moskow.

Seperempat sumber daya minyak dan gas dunia diduga berada di bawah Laut Kutub Utara.

Rusia, Norwegia, Kanada, Denmark, dan Amerika Serikat sudah menyatakan hak atas wilayah di kawasan itu.

Sekitar 300 anggota delegasi selain membicarakan kerja sama, kemungkinan juga akan menekankan klaim mereka atas kekayaan Kutub Utara.

Sekarang sumber daya kawasan semakin mudah dijangkau karena berkurangnya es kutub.

Mereka bersaing untuk mencapai pusat Kutub Utara terutama kawasan pegunungan dasar laut Bukit Lomonosov.

Pada 2001, Moskow mengajukan klaim atas wilayah itu kepada PBB tetapi kemudian ditolak karena tidak cukup bukti.

Tiga tahun lalu sebuah ekspedisi Rusia menempatkan bendera titanium di dasar laut di bawah Kutub Utara sebagai langkah simbolis.

Kanada dan Denmark juga berencana mengajukan dokumen mereka ke PBB.

Hukum Laut

Rusia mengumumkan akan mengeluarkan biaya $64 juta bagi penelitian untuk membuktikan klaimnya.

Minggu lalu menteri luar negeri Kanada bertemu mitranya dari Rusia di Moskow untuk merundingkan klaim negara masing-masing.

Kanada menyatakan keyakinan klaim mereka akan disetujui.

Dua hari kemudian Rusia menandatangani traktat dengan Norwegia, mengakhiri pertikaian 40 tahun tentang perbatasan di Laut Barents dan Laut Kutub Utara.

Moskow mengatakan kemungkinan eksplorasi minyak dan gas cukup signifikan di perbatasan masing-masing.

Hal yang menentukan bagi negara-negara yang terlibat dalam pertikaian wilayah adalah bukti ilmiah bahwa Bukit Lomonosov adalah perpanjangan lempeng benua dasar laut.

Berdasarkan Konvensi PBB tentang Hukum Laut, negara pantai dapat menyatakan hak ekonomi eksklusif terhadap sumber daya alam pada atau di bawah dasar laut sampai 370 kilometer dari wilayah darat.

Tetapi jika lempeng benua melampaui jarak itu, negara tersebut harus memberikan bukti kepada dewan PBB yang kemudian akan mengusulkan penetapan batas luar.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.