India ambil langkah redam konflik

Pemeriksaan di Kashmir
Image caption Dialog dilakukan guna membahas pengurangan pos pemeriksaan

Pemerintah India mengumumkan sejumlah langkah besar guna meredakan konflik di wilayah Kashmir yang dikuasai India.

Sejak Juni sebanyak seratus warga tewas di wilayah tersebut.

Menteri Dalam Negeri India P Chidambaram mengatakan para mahasiswa yang ditahan karena melempar batu akan dibebaskan, sementara semua sekolah dan perguruan tinggi akan segera dibuka lagi.

Menurut Chidambaram, pemerintah akan mengadakan perundingan guna membicarakan pengurangan jumlah pos pemeriksaan dan juga lubang perlindungan bawah tanah bagi pasukan keamanan.

Pemerintah pusat akan segera membentuk satu tim guna memulai dialog dengan sejumlah pihak di Kashmir, termasuk partai-partai politik.

"Pemerintah India akan mengangkat sekelompok teman bicara yang dipimpin tetua guna memulai proses dialog terus menerus, termasuk dengan kelompok-kelompok politik dan organisasi kepemudaan," kata Chidambaram dalam jumpa pers di Delhi.

Namun dia tidak memerinci susunan tim. Pengumuman ini merupakan prakarsa besar pertama yang diambil pemerintah pusat guna meredakan ketegangan di Kashmir, tempat 107 warga sipil tewas dalam bentrokan antara demonstran yang melempar bantu dan pasukan keamanan sejak bulan Juni.

Berita terkait