Terbaru  18 November 2010 - 11:13 GMT

Mesin Rolls Royce A380 perlu diganti

Direktur Qantas Alan Joyce

Alan Joyce mengadakan dialog setiap hari dengan Rolls-Royce

Sekitar 40 mesin Rolls-Royce yang digunakan pada pesawat superjumbo Airbus A380 di seluruh dunia perlu diganti, menurut penerbangan Australia Qantas.

Direktur Qantas Alan Joyce mengatakan hal itu dua minggu setelah mesin Trent 900 Rolls-Royce meledak di udara, sehingga pesawat A380 milik Qantas perlu melakukan pendaratan darurat di Singapura.

Qantas tidak mengoperasikan enam pesawat A380 sejak insiden itu.

Mesin Trent 900 digunakan di pesawat A80 yang dioperasikan oleh Qantas, Lufthansa dan Singapore Airlines.

Joyce mengatakan kepada para wartawan di bandara Sydney bahwa pesawat itu telah mengganti tiga mesin.

"Kami telah membicarakannya dengan Airbus dan Rolls-Royce dan kami mengerti bahwa sejumlah (mesin yang harus diganti) sekitar 40," katanya.

"Kami melakukan dialog setiap hari dengan Rolls-Royce untuk menentukan mesin apa yang harus diganti," katanya.

Komponen khusus

Kami telah membicarakannya dengan Airbus dan Rolls-Royce dan kami mengerti bahwa sejumlah (mesin yang harus diganti) sekitar 40

Alan Joyce

Para penyidik mengatakan kebocoran minyak di dalam mesin kemungkinan menyebabkan kebakaran pada pesawat Qantas menuju Sydney tanggal 4 November.

Rolls-Royce mengatakan kerusakan mesin itu "terjadi pada "komponen khusus" sehingga menyebabkan kebakaran dan berkurangnya tekanan turbin.

Pesawat Qantas terpaksa kembali ke Singapura tidak lama setelah lepas landas. Banyak kepingan mesin jatuh di Batam.

Penumpang dan awak pesawat berjumlah 459 orang selamat namun para analis mengatakan insiden itu adalah yang paling parah dalam tiga tahun sejarah pesawat A380.

Enam pesawat A380 Qantas saat ini masih diteliti.

Singapore Airlines yang memiliki 11 pesawat A380 mengatakan telah mengganti tiga mesin Trent 900. Lufthansa yang memiliki tiga pesawat A380 mengatakan telah mengganti satu mesin, namun alasan penggantian tidak terkait dengan ledakan Qantas.

Pesawat A380 yang digunakan Emirates dan Air France tidak menggunakan mesin Rolls-Royce.

Pekan lalu Rolls mengatakan telah menemukan penyebabkan kerusakan dan masalah itu tidak begitu mempengaruhi keuntungan tahun ini.

Airbus mengatakan masalah itu akan menunda pengiriman A380, namun mengatakan saat ini terlalu awal untuk memperkirakan pengaruhnya.

Rolls sedianya akan mengadakan jumpa pers pada airshow Cina hari Rabu namun membatalkan tanpa alasan jelas.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.