Terbaru  10 Desember 2010 - 08:38 GMT

Rumah pemenang Nobel Perdamaian, Liu Xiaobo, dijaga polisi

Pendukung Liu Xiaobo

Liu Xiaobo merupakan tokoh kunci dalam unjuk rasa Tiananmen.

Polisi berseragam maupun yang berpakaian sipil dikerahkan di luar rumah peraih Nobel Perdamaian, Liu Xiaobo.

Di dalam rumah, istrinya, Liu Xia, dikenakan tahanan rumah dan tidak bisa terbang ke ibukota Norwegia, Oslo, untuk menerima hadiah.

Upacara penganugerahan Nobel Perdamaian akan dilangsungkan Jumat 10 Desember di Oslo.

Laporan-laporan menyebutkan mendekati penyerahan Nobel Perdamaian berlangsung operasi pembungkaman oposisi di Cina secara nasional.

Kelompok hak asasi manusia mengatakan rekan Liu Xiaobo maupun pendukungnya serta pegiat hak asasi ditangkap oleh polisi atau diputus hubungan komunikasi maupun internetnya.

Sementara PBB mengatakan sedikitnya 20 pegiat ditangkap dan sekitar 120 lainnya dikenakan tahanan rumah maupun dilarang bepergian atau diintimidasi.

Bukan serangan

NEGARA YANG MEMBOIKOT

  • China, Vietnam, Kazakhstan
  • Russia, Serbia
  • Venezuela, Cuba
  • Tunisia, Morocco, Sudan, Algeria
  • Saudi Arabia, Iraq, Iran, Egypt
  • Pakistan, Afghanistan, Sri Lanka

Cina menentang keras pemberian Nobel Perdamaian kepada Liu Xiaobo, yang merupakan tokoh kunci dalam unjuk rasa di Lapangan Tiananmen tahun 1989.

Dia diganjar hukuman 11 tahun penjara tahun lalu karena dianggap memicu aksi subversi.

Komite Nobel sudah menegaskan bahwa penganugerahan keapda Liu Xiabo bukan merupakan serangan terhadap Cina maupun pemaksaan nilai-nilai Barat.

Penganugerahan Nobel Perdamaian, menurut Komite, kepadanya adalah karena perjuangannya yang panjang dan tanpa menggunakan kekerasan.

Sementara itu pemenang Nobel Perdamaian asal Burma, Aung San Suu Kyi, mengungkapkan solidaritas atas Liu dengan mengatakan sebagai salah seorang umat manusia dia ingin mengulurkan tangan

Dari 50 negara yang diundang untuk menghadiri upacara Nobel, sepertinya menyatakan tidak akan hadir, termasuk diantaranya Rusia, Arab Saudi, dan Pakistan.

Pemerintah Beijing juga mencegah setiap orang dari Cina untuk terbang ke Oslo guna menerima Nobel Perdamaian atas nama Liu Xiaobo.

Sementara itu sekelompok akademisi Cina, Kamis (09/12) meluncurkan sebuah penghargaan Confucius Peace Prize sebagai tandingan Nobel.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.