Terbaru  12 Desember 2010 - 16:41 GMT

Demo buruh Bangladesh tewaskan tiga

Polisi menggunakan pentungan, gas air mata dan peluru tajam untuk menghadapi massa demonstran

Polisi menggunakan pentungan, gas air mata dan peluru tajam untuk menghadapi massa demonstran

Sedikitnya tiga orang tewas dan belasan terluka ketika polisi Bangladesh dan buruh pabrik garmen yang menuntut kenaikan upah terlibat bentrok, kata polisi.

Polisi menggunakan pentungan dan gas air mata untuk membubarkan ribuan buruh yang berunjukrasa di ibukota Dhaka dan Chittagong.

Kerusuhan terjadi satu hari setelah aksi protes membuat banyak pabrik di belahan selatan Bangladesh tutup.

Para pekerja menyatakan upah mereka tidak kunjung naik, meski gaji mereka mestinya naik bulan lalu.

Polisi mencoba membubarkan masa demonstran yang menyerang pabrik dan merusak kendaraan di Zona Pengolahan Ekspor Chittagong, CEPZ, hari Minggu, kata Reza al-Hasan dari kepolisian Bangladesh.

Ketiga korban dilaporkan tewas terkena tembakan.

Media setempat mengatakan salah seorang korban tewas adalah penarik becak, meski tidak ada penjelasan mengenai latar belakang kematiannya.

Andalan ekonomi

Sedikitnya 50 orang terluka dalam kerusuhan di Chittagong.

 peta bangladesh

Para pejabat mengatakan hampir semua pabrik di CEPZ tutup akibat demonstrasi.

Puluhan orang terluka di Dhaka, tempat ribuan pekerja berkumpul di luar pabrik mereka di kawasan industri Minggu pagi untuk memprotes penutupan pabrik akibat kerusuhan.

Wartawan BBC di Dhaka mengatakan unjuk rasa hari Sabtu memaksa sebuah perusahaan Korea Selatan menutup tujuh pabrik miliknya di kawasan tersebut.

Lebih dari tiga juta orang, sebagian besar adalah wanita, bekerja di sektor garmen Bangladesh yang memasok toko di negara-negara Barat dan menjadi andalan ekonomi negara Asia selatan tersebut.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.