Wikileaks dilarang oleh Bank of America

Bank of America
Image caption Bank of Amerika mengikuti jejak Mastercard, Paypal dan Visa

Salah satu bank terkemuka di Amerika, Bank of America, menyatakan tidak akan memproses semua pembayaran yang ditujukan kepada situs pembocor dukumen rahasia, Wikileaks.

Melalui pernyataannya, Bank of America mengatakan keputusan diambil atas dasar keyakinan bahwa Wikileaks bisa terlibat kegiatan yang tidak konsisten dengan kebijakan perusahaannya.

Dalam pernyataannya, Bank of America menyatakan "tidak akan memproses semua transaksi yang kami yakini ditujukan ke Wikileaks". Namun bank itu tidak merinci lebih lanjut pernyataannya.

Selain Bank of America, Mastercard, Visa dan Paypal telah menempuh langkah serupa.

Wikileaks mengecam keputusan Bank of America dan sebaliknya menyarankan kepada para pendukungnya untuk menutup rekening mereka di bank yang bermarkas besar di North Carolina itu.

Terus terbit

Pendiri Wikileaks Julian Assange dibebaskan dengan jaminan dari tahanan di Inggris pada Kamis dan setelah pembebasannya dia mengatakan upaya agar dia diekstradisi ke Swedia dengan dakwaan kejahatan seksual merupakan bagian dari kampanye untuk menjelekkan dirinya.

Image caption Julian Assange berjanji akan merilis dokumen lebih banyak lagi

Dia mengatakan Wikileaks akan menerbitkan lagi berbagai informasi setelah pembebasannya.

Assange menyanggah tuduhan kejahatan seksual yang diajukan oleh jaksa penuntut Swedia.

Sebelumnya, BBC menerima informasi bahwa serangan para hackers atau peretas atas situs Mastercard ternyata menggangu layanan perusahaan ini untuk membayar.

Situs Mastercard adalah salah satu dari beberapa situs yang menjadi sasaran Anonymous, kelompok para peretas yang berjanji akan mengejar perusahaan-perusahaan yang menghentikan layanan mereka dari Wikileaks.

Mastercards yang menghentikan proses pembayaran ke situs pembocor rahasia Wikileaks menegaskan bahwa serangan itu 'tidak berdampak' pada kemampuan orang menggunakan kartu Mastercard mereka.

Tetapi BBC dihubungi oleh sebuah perusahaan yang menggunakan jasa pembayaran dengan Mastercard bahwa para pelanggan mereka "sama sekali tidak bisa menggunakan layanan" itu.

Secara khusus, perusahaan itu mengatakan bahwa jasa otentik untuk pembayaran online yang dikenal dengan nama Mastercard Secure Code, terganggu.

Pembaca BBC lainnya juga mengatakan mereka mengalami masalah menggunakan Mastercard untuk membayar secara online.

Berita terkait