Iran undang diplomat asing ke reaktor nuklir

Ilmuwan Iran di pusat reaktor tenaga nuklir di Nawantz
Image caption Diplomat asing dilaporkan telah diundang ke pusat tenaga nuklir di Nawantz, Iran

Pemerintah Iran dilaporkan telah mengundang beberapa diplomat asing untuk mengunjungi fasilitas pembangkit tenaga nuklirnya.

Kantor berita Reuters dan Associated Press (AP) melaporkan bahwa diplomat asing yang diundang Iran juga adalah anggota Badan Tenaga Atom Internasional ( IAEA).

Menurut kantor berita AP, tour tersebut kemungkinan akan dilaksanakan pada tanggal 15 dan 16 Januari.

Para Diplomat asing itu diundang ke pusat pembangkit tenaga nuklir di Bushehr dan Natanz.

Pemerintah Iran belum mengkonfirmasi undangan ini.

Amerika Serikat dan Uni Eropa mencurigai Iran berniat membangun program senjata nuklir tetapi Teheran mengatakan niat mereka adalah membangun tenaga nuklir untuk tujuan damai.

Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) dan negara-negara Barat berulang kali telah menyatakan khawatir dengan kegiatan nuklir Iran yang tidak transparan.

Iran dijadwalkan akan bertemu dengan lima negara anggota Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) ditambah Jerman, untuk membicarakan program nuklir nya di akhir bulan Januari.

Dewan Keamanan PBB telah menjatuhkan empat sangsi ekonomi untuk menekan Iran menghentikan program pengayaan uranium.

Uranium dapat diperkaya untuk dijadikan dasar bahan bakar nuklir.

Namun, bahan radioaktif tersebut bisa digunakan untuk mengembangbiakkan plutonium, yang kemudian bisa dipergunakan dalam senjata atom

Iran telah menolak mentah-mentah permintaan untuk menghentikan program pengayaan uranium.

Berita terkait