Dokter Michael Jackson segera diadili

Image caption Dr Conrad Murray segera diadili atas tuduhan membunuh Michael Jackson.

Dokter pribadi Michael Jackson, Conrad Murray segera menghadapi proses pengadilan di Los Angeles atas tuduhan pembunuhan tak berencana musisi pop itu.

Jaksa penuntut mengatakan Murray memberikan dosis obat bius berlebihan yang dicampur dengan obat-obatan penenang lainnya. Racikan itulah yang diduga menjadi penyebab tewasnya pelantun lagu Black or White itu.

Kardiologis menyatakan Murray memberikan anaesthesic propofol untuk memudahkan Jackson tidur.

Atas tuduhan itu, Dr Murray (57) menyatakan dirinya tidak bersalah dan menegaskan tidak pernah memberikan obat-obatan dengan dosis mematikan kepada Jacko.

Keputusan mengajukan Murray ke pengadilan berdasarkan hasil sidang pra peradilan yang digelar di Los Angeles, Selasa (4/1)

Dalam sidang itu, jaksa mengatakan Murray menyembunyikan fakta bahwa ia memberikan obat anastesi dalam dosis tinggi tidak lama sebelum penyanyi pop itu meninggal.

Akui beli propofol

Image caption Michael jackson meninggal karena overdosis obat bius.

Dalam berkas pemeriksaan, Dr Murray mengakui pernah membeli obat bius propofol di Las Vegas untuk dikirimkan ke Los Angeles.

Berkas itu juga memperlihatkan dia membeli obat bius tersebut pada saat ketika dia masih berstatus sebagai dokter pribadi Jackson.

Tim kesehatan yang menyelidiki kematian Jackson menyatakan kematian sang penyanyi sebagai kasus pembunuhan dengan penyebab utama propofol.

Dr Murray kemudian mengaku memberikan obat itu kepada Jackson pada hari kematiannya, 25 Juni 2009, namun menegaskan dirinya tidak bersalah.

Dia mengatakan menyuntikkan obat bius tersebut untuk Jacko setiap malam di rumah yang disewa sang bintang di Los Angeles untuk membantunya tidur.

Propofol merupakan obat bius yang kuat yang biasanya diberikan kepada pasien yang akan menjalani operasi di rumah sakit.

Berita terkait