Demo Tunisia tak terbendung

Aksi protes di Tunis
Image caption Aksi protes besar hari Jumat di Tunisia tampaknya tak terbendung

Unjuk rasa anti-pemerintah di Tunisia sekamin besar dan belum pernah terlihat seperti sekarang ini dalam 23 tahun terakhir.

Aksi protes di pusat ibu kota, Tunis, itu menuntut agar Presiden Zine al-Abidine Ben Ali segera mengundurkan diri.

Polisi menembakkan gas air mata ke arah kerumunan demonstran di luar gedung kementerian dalam negeri.

Pada Kamis malam, Ben Ali --yang memerintah Tunsia sejak 1987-- mengumumkan dia akan meletakkan jabatan pada tahun 2014.

Pidatonya muncul setelah berminggu-minggu berlangsung protes di negara itu yang menyebabkan setidaknya 23 orang tewas.

Seorang wartawan BBC di Tunisia mengatakan pasukan keamanan mengepung para pengunjuk rasa tetapi mereka tidak bertindak.

Jumlah yang ikut berunjuk rasa tidak pernah ada sebelumnya, kata wartawan BBC, Adam Mynott, yang berada di lokasi. Belum pernah terjadi protes sebesar ini dalam 23 tahun sejak Ben Ali berkuasa.

Tak terbendung

Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan lebih 60 orang tewas dalam kerusuhan di segenap pelosok negara itu yang telah berlangsung berminggu-minggu, pada saat pasukan keamanan menumpas aksi-aksi yang memprotes korupsi, pengangguran dan harga makanan yang membubung.

Image caption Pidato Ben Ali disambut baik tetapi kemudian dia diminta turun segera

Para pengunjuk rasa meminta Ben Ali turun, dengan mengatakan Tunisia tidak bisa menerapkan demokrasi yang sesungguhnya selagi dia berkuasa.

Ini merupakan reaksi terhadap janji presiden untuk mundur tahun 2014, kata wartawan kami. Dia mengatakan, kelihatannya Ben Ali tidak menduga reaksi seperti itu.

Sekarang ini sudah berkembang keinginan akan perubahan, kata wartawan kami, yang telah menjadi gelombang besar yang sulit dibendung.

Wartawan BBC Arab di Tunis, Mohamed Ballut, mengatakan aksi-aksi protes juga terjadi di kota-kota lain termasuk Sidi Bouzid yang bermula empat pekan lalu.

Sementara itu biro perjalanan Inggris, Thomas Cook, membawa pulang 1.800 turis yang saat ini berlibur di Tunisia.

Akan tetapi, Thomson tidak sampai memulangkan para turis yang sudah berada di Tunisia.

Berita terkait