Terbaru  16 Januari 2011 - 20:56 GMT

Tunisia tegang, penasehat ditangkap

tunisia ali serati

Ali Serati ditangkap karena dituduh mendorong kekerasan

Militer Tunisia terlibat tembak menembak dengan anggota pasukan penjaga Presiden Zine al-Abidine Ben Ali di dekat istana kepresidenan.

Laporan media mengutip saksi mata yang mengatakan tembak menembak hebat terjadi di wilayah perumahan Tunis yang menjadi lokasi istana.

Peristiwa ini terjai beberapa jam setelah mantan kepala keamanan presiden, Ali Seriati, ditangkap dan dituduh mengancam keamanan negara dengan mendorong kekerasan.

"Militer melancarkan serangan ke istana...dimana sejumlah oknum pasukan penjaga presiden berlindung," ujar sumber militer Tunisia yang dikutip kantor berita AFP.

Seorang saksi mata dikutip kantor berita Reuters mengatakan: "Tembakan dilepas dari sekitar istana presiden, cukup intensif dan terus berlangsung."

Tembak menembak juga terjadi di kementrian dalam negeri dan kantor satu partai oposisi. Dua orang yang melepas tembakan dari atap dekat gedung departemen dalam negeri dilaporkan tewas ditembak oleh pasukan keamanan.

Serangan juga terjadi ke tempat-tempat usaha dan gedung-gedung yang memiliki hubungan dengan mantan presiden dan keluarganya.

Upaya politik

Wartawan BBC di Tunis mengatakan sementara militer negara itu tampaknya tidak ikut campur dalam proses reformasi politik, motif sejumlah anggota kepolisian dan dinas rahasia yang setia pada presiden yang disingkirkan kemungkinan negatif.

Penangkapan Seriati pada hari Minggu (16/01) dilakukan setelah sehari sebelumnya terjadi kekerasan di seluruh wilayah Tunisia dimana terjadi penjarahan, pembakaran dan kekerasan di penjara.

Sementara itu, para pemimpin politik masih membicarakan kemungkinan membentuk pemerintah baru.

Pemimpin sementara Foued Mebazaa, yang sebelumnya adalah ketua parlemen, meminta Perdana Menteri Mohammed Ghannouchi untuk membentuk pemerintah nasional bersatu.

Dalam pidato di televisi Ghannouchi mengatakan kesepakatan antar partai politik akan diumumkan hari Senin (17/01). Dia juga menerapkan "tidak ada toleransi" terhadap pihak yang mengancam keamanan negara.

Untuk melihat materi ini, JavaScript harus dinyalakan dan Flash terbaru harus dipasang.

Tukar format AV

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.