Dua bom gasak jamaah Syiah

Korban bom hari Senin hendak berziarah ke Karbala
Image caption Korban bom hari Senin hendak berziarah ke Karbala

Dua serangan bom yang mengincar jamaah warga Syiah di Karbala, Irak menewaskan 25 orang dan melukai sekitar 70 lain, kata aparat.

Ledakan pertama menewaskan tujuh orang dan melukai 18 orang di sebuah terminal yang dipadati bis pengangkut jamaah Syiah ke Karbala.

Beberapa jam kemudian, ledakan lain terjadi pinggiran selatan kota keramat warga Syiah dengan korban jiwa 18 orang dan 50 lain terluka.

Pekan lalu, tiga pelaku bom bunuh diri menyebabkan 56 orang tewas dan sekitar 180 terluka di sepanjang rute ziarah warga Syiah ke Karbala.

Serangan di Karbala terjadi ketika jutaan warga Syiah berkumpul di kota tersebut menjelang akhir Arbain, masa berkabung selama 40 hari atas kematian salah salah satu tokoh paling dihormati warga sekte Syiah, Imam Hussein, dalam suatu pertempuran pada abad ketujuh.

Polisi Irak telah melarang lalu lintas kendaraan di Karbala, yang berada sekitar 90km di selatan Baghdad, sehinga peziarah dari kota lain diturunkan di sebuah lapangan parkir sebelum berjalan kaki ke tujuan mereka.

Wartawan BBC Jim Muir melaporkan dari Baghdad bahwa aparat Irak menyadari bahaya serangan, sebab rombongan peziarah sudah sering diserang.

Juga pada hari Senin, dua bom tepi jalan meledak di ibukota Irak, Baghdad.

Salah satu bom tersebut menewaskan seorang perwira intelijen Irak berpangkat brigadir jenderal, sedangkan satu bom lainnya menewaskan delapan orang.

Berita terkait