Terbaru  28 Januari 2011 - 07:20 GMT

Korea Selatan tolak tawaran Utara

Korut dan Korsel akan gelar pertemuan militer tingkat tinggi.

Korea Selatan menolak tawaran perundingan antar parleman yang diajukan. Seoul menganggap tawaran itu diajukan tanpa didasari

Menanggapi penolakan ini, Front Demokratik untuk Reunifikasi Tanah Air Korea Utara meminta Selatan untuk menanggalkan rasa curiga berlebihannya.

Front ini mengatakan para anggota parlemen kedua negara harus melakukan pembicaraan tentang cara mencairkan kebekuan hubungan utara dan selatan.

Namun, Seoul tak mengubah keputusannya.

"Ini adalah keputusan kami. Utara terus melakukan serangan dalam kondisi seperti ini dan itu bukanlah tindakan yang menunjukkan ketulusan," kata Menteri Unifikasi Korea Selatan Chun Hae-sung.

Minta maaf

Sementara itu, harian Joong Ang yang terbit di Seoul mengutip seorang pejabat senior mengatakan pemerintah Korea Selatan membatalkan desakannya agar pemerintah Korea Utara meminta maaf atas tenggelamnya kapar perang Cheonan.

Kapal Perang Cheonan milik Korea Selatan yang tenggelam tahun lalu.

Kapal perang itu tenggelam tahun lalu dan menewaskan 46 awaknya. Banyak kalangan menduga Korea Utara terlibat di belakang peristiwa ini.

Peristiwa lain yaitu saat militer Korea Utara menembaki Pulau Yeonpeong November lalu yang menewaskan tiga orang.

"Meski Cheonan tenggelam dan pulau Yeonpyeong rusak berat, kami berpendapat pembicaraan soal program nuklir Korea Utara jauh lebih penting," kata sumber yang tidak ingin disebut namanya itu.

Selain mencabut tuntutan permintaan maaf, Korea Selatan sepakat untuk menggelar pembicaraan militer tingkat tinggi dengan Utara setelah ketegangan yang melanda semenanjung itu selama beberapa bulan.

Pertemuan pertama dijadwalkan pada 11 Februari mendatang.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.