Pengadilan Pakistan keluarkan surat penangkapan Musharraf

Terbaru  12 Februari 2011 - 12:08 GMT
Pervez Musharraf

Pervez Musharraf menyatakan tuduhan atasnya bermotif politik.

Pengadilan anti teroris Pakistan mengeluarkan surat penangkapan untuk mantan penguasa militer Pervez Musharraf dalam kasus pembunuhan pemimpin oposisi Benazir Bhutto tahun 2007.

Jaksa mengatakan dia mengetahui rencana Taliban untuk menyerang Benazir namun tidak mencegah pembunuhan itu di Rawalpindi.

Benazir terbunuh akibat serangan bunuh diri dan penembakan setelah pidato kampanye pemilu di Rawalpindi bulan Desember 2007.

"Jaksa Rana Nisar Ahmad mengeluarkan surat penangkapan untuk mantan Presiden Pervez Musharraf dan memerintahkan dia untuk hadir dalam sidang tanggal 19 Februari," kata jaksa Chaudry Zulfiqar Ali kepada kantor berita AFP.

"Laporan itu menyebutkan adanya konspirasi besar yang melibatkan Pervez Musharraf, dua pejabat polisi, dan teroris," ujar Ali.

Pengadilan menuduh dia gagal memberikan perlindungan yang cukup bagi mantan PM Pakistan itu.

Musharraf yang mengasingkan diri di London menyangkal tuduhan tersebut.

"Dia tidak akan pergi untuk menghadiri sidang," ujar Fawad Chaudry, juru bicara Musharraf di London kepada AFP.

Benazir pernah menjadi perdana menteri dua kali dari tahun 1988 sampai 1990 dan dari 1993 sampai 1996.

Suami Benazir, Asif Ali Zardari, yang memimpin Partai Rakyat Pakistan kini menjabat Presiden Pakistan.

Daftar pertanyaan

Benazir Bhutto

Pembunuhan Benazir Bhutto tahun 2007 mengguncang Pakistan.

Hari Sabtu, jaksa di pengadilan anti teroris di Rawalpindi mengatakan kemajuan dalam penyelidikan lebih lanjut atas pembunuhan Benazir tidak mungkin dilakukan tanpa kehadiran Musharraf.

Mereka mengatakan telah berulangkali menghubungi Musharraf dalam kasus ini namun dia menolak bekerja sama.

Jaksa juga menambahkan akan mengumumkan dia sebagai buronan jika tidak hadir dalam sidang 19 Februari mendatang.

Daftar pertanyaan juga dikirimkan ke alamat Musharraf di London.

Tahun lalu, pihak berwenang Pakistan menangkap dua polisi senior yang diduga tidak memberikan perlindungan yang cukup terhadap Benazir saat terjadinya pembunuhan.

Menurut jaksa, kedua pejabat itu mengatakan kepada tim penyidik bahwa atas perintah Musharraf mereka menghilangkan rincian perlindungan keamanan untuk Benazir tidak lama sebelum dia meninggalkan tempatnya berpidato di Rawalpindi.

Dia kemudian terbunuh sesudahnya.

Musharraf menyangkalnya dengan menggambarkan tuduhan itu bermotif politik.

Namun dia tidak berkomentar terhadap surat penangkapan itu.

Musharraf berkuasa sejak berkuasa 1999 ketika sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan, menggulingkan oleh Perdana Menteri Nawaz Sharif melalui kudeta.

Dia mengundurkan diri sebagai presiden tahun 2008.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.