Tembakan terdengar di Tripoli

Saif Al-Islam Hak atas foto Reuters
Image caption Saif Al-Islam mengakui pasukan pemerintah menghadapi persoalan di Libia barat

Sejumlah laporan menyebutkan terdengar bunyi tembakan di ibukota Libia, Tripoli Jumat malam waktu setempat dan seorang warga mengatakan aliran listrik putus.

Para pengunjuk rasa yang menuntut pengunduran diri pemimpin Libia, Muammar Gaddafi, diserang oleh pasukan keamanan yang masih setia kepada pemimpin Libia.

Para saksi mata mengatakan kelompok bersenjata propemerintah menembak ke arah massa yang menggelar demonstrasi. Sedikitnya tujuh orang dilaporkan terbunuh.

Gaddafi sejauh ini masih menguasai wilayah ibukota dan telah berjanji akan mengalahkan pihak-pihak yang menentang kekuasaannya.

Sementara itu, salah seorang putra Gaddafi, Saif Al-Islam, mengakui bahwa pasukan pemerintah menghadapi masalah di dua kota bagian Barat, Misrata dan Zawiya.

Terdampar

Saif Al-Islam mengatakan pihak berwenang tidak akan melancarkan serangan lagi di kedua kota itu dengan harapan bisa dicapai gencatan senjata.

Dalam perkembangan lain, sekitar 10.000 pekerja migran asal Mesir terdampar di Tunisia setelah mereka melarikan diri dari Libia.

Wartawan BBC di Tunisia melaporkan bahwa keberadaan mereka menjadi persoalan kemanusiaan dan logistik bagi pemerintah Tunisia. Pemerintah Tunisia berharap mereka bisa pulang ke Mesir secepatnya.

Sejumlah laporan menyebutkan pihak berwenang Libia menyita telpon genggam dan kamera milik warga asing yang akan keluar dari Libia untuk mencegah penyebaran informasi.

Berita terkait