Harga minyak naik lagi

Terbaru  28 Februari 2011 - 11:12 GMT
Husni Mubarak dan Raja Abdullah

Ada saja kemungkinan pergolakan Timur Tengah akan menjamah Raja Abdullah (kanan)

Harga minyak naik 2% di tengah kekhawatiran kerusuhan bisa menyebar di Timur Tengah, termasuk ke Arab Saudi sebagai produsen terbesar.

Minyak mentah jenis Brent mencapai US$114,50 per barel dalam perdagangan awal, sebelum kemudian turun lagi sementara harga US light mencapai US$99,50.

Produksi minyak Libia diperkirakan turun sebesar 75% akibat pergolakan di negara itu, namun Arab Saudi berjanji akan menutupi kekurangan itu.

Akan tetapi pada hari Minggu, indeks bursa saham Saudi turun 5% setelah 119 akademisi, pegiat dan pengusaha menulis surat terbuka kepada raja menutut reformasi.

Indeks gabungan Tadawul merosot 10% dalam dua pekan ini ke tingkat terendah dalam enam bulan, yang kemudian memicu para investor Saudi untuk meminta agar pemerintah turun tangan guna menstabilkan pasar, atau bahkan menutupnya sama sekali.

Berita ini muncul di tengah rencana pembukaan kembali bursa saham Mesir hari Selasa (01/3) setelah ditutup sebulan penuh karena pemberontakan rakyat, meskipun para pengunjuk rasa berkumpul di luar gedung bursa saham dengan tujuan untuk terus menunda pembukaanya.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.