AS peringatkan warganya untuk tidak berada di Yaman

Protes anti pemerintah di Yaman Hak atas foto AP
Image caption Demonstrasi menuntut pengunduran diri Presiden Ali Abdullah Saleh sering terjadi

Amerika Serikat memperingatkan warganya untuk tidak pergi ke Yaman dan yang berada di negara itu agar mempertimbangkan untuk pergi.

Departemen luar negeri Amerika Serikat mengatakan ancaman keamanan "sangat tinggi karena kegiatan teroris dan keresahan sipil".

Peringatan perjalanan itu diberikan sehari setelah Inggris mengeluarkan saran serupa.

Banyak terjadi demonstrasi antipemerintah di beberapa kota di Yaman dalam minggu-minggu belakangan ini dan ada laporan mengenai bentrokan yang menimbulkan korban jiwa antara polisi dan para demonstran.

Para demonstran menghendaki pengunduran diri Presiden Ali Abdullah Saleh yang telah memerintah sejak tahun 1978.

Para demonstran juga menghendaki lebih banyak peluang kerja, diakhirinya korupsi, dan pembagian kekayaan yang lebih merata.

Presiden mengatakan ia tidak akan mencalonkan diri lagi pada tahun 2013 namun bersumpah untuk mempertahankan rejimnya "dengan setiap titik darah yang ada".

Yaman juga memiliki gerakan separatis di bagian selatan, berbagai serangan oleh kelompok bagian dari al Qaeda, dan konflik rutin dengan suku-suku Syiah di bagian utara.

Opsi evakuasi 'terbatas'

Departemen luar negeri Amerika Serikat mengatakan telah memberi izin bagi kepergian anggota keluarga staf kedutaan Amerika dan personil yang tidak sangat penting dari Yaman.

Peningkatan status peringatan diberikan setelah serangan pada hari Minggu oleh tersangka milisi al-Qaeda di timur ibukota Sanaa, yang dilaporkan menewaskan empat orang.

Pria-pria tak dikenal melepaskan tembakan terhadap tentara ketika mereka lewat dengan truk di dekat Marib, sekitar 170 kilometer dari ibukota, kata seorang pejabat Yaman.

Sebelumnya minggu ini para pemberontak mengatakan tentara menembakkkan roket kepada demonstran antipemerintah di Yaman utara, menewaskan dua orang.

"Jika krisis terjadi, opsi evakuasi dari Yaman akan sangat terbatas karena kurangnya prasarana, keterbatasan geografi, dan masalah-masalah keamanan lainnya," kata departemen luar negeri Amerika Serikat.

Juga dikatakan bahwa kemampuan kedutaan untuk membantu warga Amerika jika terjadi krisis akan "sangat terbatras".

Pembajakan di Laut Merah, Teluk Aden dan Samudra Hindia juga merupakan ancaman terhadap kegiatan maritim di kawasan itu, tambahnya.

Berita terkait