Pekerja PLTN hentikan operasi

Terbaru  16 Maret 2011 - 06:52 GMT

PLTN Fukushima memiliki enam reaktor dan empat di antaranya terbakar akibat diguncang gempa.

Terus meningkatnya tingkat radiasi nuklir di PLTN Fukushima Daiichi, Jepang memaksa para pekerjanya untuk menghentikan operasional pembangkit listrik itu

Sekretaris Kabinet Jepang Yukio Edano mengatakan keputusan untuk menghentikan operasi diambil setelah asap terlihat kembali dari reaktor nomor tiga.

Sebelumnya, ledakan kembali terjadi di reaktor nomor empat yang merupakan ledakan kedua dalam dua hari terakhir.

Pemerintah meyakini di kompleks PLTN yang terletak 220km sebelah utara Tokyo itu sebanyak 50 orang pegawai masih bekerja untuk mendinginkan keempat reaktor yang terbakar itu.

"Para pekerja tidak bisa lagi melakukan pekerjaan minimal di PLTN saat ini karena risiko radiasi," kata Edano dalam sebuah jumpa pers, Rabu (16/3).

Meski demikian, Edano menambahkan, tingkat radiasi nuklir saat ini sudah menurun dari 1.000 millisieverts menjadi 600-800 millisieverts.

Petugas saat ini tengah menyelidiki penyebab ledakan di reaktor empat dan munculnya asap di reaktor tiga.

Edano mengatakan ada kemungkinan asap yang muncul disebabkan uap air yang menyebabkan radiasi lebih tinggi.

Krisis di PLTN Fukushima yang memiliki enam reaktor nuklir berawal ketika gempa mengguncang, Jumat (11/3). Guncangan itu kemudian berakibat ledakan di reaktor satu dan tiga pada Sabtu dan

Upaya pendinginan dengan cara memompakan air ke reaktor-reaktor yang terbakar terus dilakukan.

Namun, kekhawatiran akan kebocoran radiasi nuklir membuat warga dalam radius 20km dari reaktor diungsikan. Sementara warga yang tinggal di radius 30km dari rekator diminta tidak meninggalkan rumah.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.