Semua reaktor nuklir di Eropa akan diperiksa

reaktor nuklir di jerman Hak atas foto Getty
Image caption Jerman menutup reaktor tertua untuk mencegah krisis seperti yang terjadi di Jepang

Para pemimpin Uni Eropa mengatakan semua reaktor nuklir di kawasan akan diperiksa dan dites pada akhir tahun ini.

Keputusan ini diambil dalam pertemuan Uni Eropa di Brussels hari Jumat (25/3) setelah berlangsung krisis nuklir di Jepang.

Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mengatakan reaktor yang tidak lulus uji akan ditutup.

"Hasil tes akan diumumkan secara terbuka dan jika ada yang tidak lulus uji, maka tidak ada pilihan lain, kecuali menutup reaktor tersebut," kata Sarkozy.

Prancis akan menjadi negara pertama yang melakukan uji, yang ditujukan untuk mengetahui apakah reaktor yang ada bisa tahan terhadap bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami.

Jerman tutup reaktor

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan negara-negara yang berbatasan dengan Uni Eropa juga diminta melakukan uji serupa.

Jerman telah menutup tujuh reaktor tertua sebagai tindakan pencegahan.

Austria mengusulkan uji terhadap semua reaktor di Eropa sementara Bulgaria mengambil sejumlah langkah untuk memastikan proyek nuklir yang terletak di dekat daerah rawan gempa tidak akan membahayakan manusia.

Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso mengatakan standar keamanan nuklir harus ditegakkan.

"Ini harus menjadi prioritas kita," kata Barroso.

Berita terkait