Banjir genangi Thailand selatan

Terbaru  30 Maret 2011 - 11:08 GMT
Permukaan air banjir tinggi di banyak tempat di Thailand selatan

Permukaan air banjir tinggi di banyak tempat di Thailand selatan

Banjir dan tanah longsor melanda Thailand dan menyebabkan setidaknya 11 warga tewas sementara banyak wisatawan terlantar.

Polisi mengatakan kepada BBC bahwa tanah longsor di Krabi menewaskan dua orang dan setidaknya 20 warga hilang.

Bandara di pulau wisata Samui ditutup sementara Koh Tao juga tidak bisa dijangkau akibat air laut yang bergelombang tinggi.

Angkatan Laut Thailand mengirimkan satu-satunya kapal induk yang dimiliki untuk membantu orang-orang yang terlantar akibat cuaca dingin dan hujan dadakan.

Cuaca aneh di musim yang biasanya kemarau membawa badai hujan ke beberapa kota kecil di hampir seluruh 14 provinsi di Thailand selatan.

Provinsi Chumphon, Nakhon Si Thammarat, Surat Thani, Trang, Krabi dan Phatthalung mengalami dampak bencana paling parah.

Air banjir yang terus naik menghambat upaya pertolongan.

Para pejabat di Krabi mengatakan mereka tengah berusaha memastikan laporan-laporan bahwa tanah longsor mengubur beberapa desa di wilayah mereka.

Sebagian besar korban tewas sejauh ini jatuh di Provinsi Nakhon Si Thammarat. Sebanyak 80 distrik di delapan provinsi dinyatakan sebagai daerah bencana.

Banjir di bagian selatan Thailand akhir tahun lalu menelan 200 korban jiwa.

Wisatawan terlantar

Jaringan transportasi udara, jalan darat dan kereta api tergenang air dan aliran listrik terputus ke beberapa daerah.

''Ada kurang lebih satu juta warga terkena dampak di banyak provinsi. Pada awalnya kami mengira banjir akan bertahan satu atau dua hari, tapi kini sudah satu pekan,'' kata Wakil Perdana Menteri Thailand kepada wartawan.

Dengan penutupan bandara Koh Samui, Bangkok Airways mengatakan sekitar 2.000 wisatawan yang kebanyakan orang asing terlantar di pulau tersebut.

Sekitar 800 orang lagi menunggu di Bangkok untuk bisa berlibur ke pulau yang sama. Sebanyak 50 penerbangan ke sana ditiadakan pekan ini.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.