Cina bungkam soal Ai Weiwei

Ai Weiwei Hak atas foto AFP
Image caption Ai Weiwei ikut merancang stadion Sarang Burung untuk Olimpiade Beijing 2008

Seniman Cina yang terkenal di pentas internasional, Ai Weiwei, hilang selama lebih 24 jam setelah ditahan di bandara Beijing.

Seniman itu dicegat sewaktu melewati pemeriksaan keamanan untuk naik ke pesawat menuju Hong Kong.

Tidak seorang pun sudah menemui dia atau mendengar kabar tentang dia sejak ditahan. Pihak yang berwenang tidak memberikan komentar.

Ai Weiwei menjadi salah seorang pengkritik paling lantang di Cina, mengeluhkan tentang tidak adanya hak asasi manusia.

Seniman tersebut ditahan hari Minggu pagi ketika akan berangkat dengan seorang asistennya, Jennifer Ng.

Dokumen keduanya diperiksa secara saksama sebelum Nona Ng dibolehkan melanjutkan perjalanannya ke Hong Kong.

Dia mengatakan kepada BBC bahwa Ai Weiwei dibawa pergi oleh para petugas perbatasan.

"Saya kembali untuk menanyakan kepada para petugas keamanan dan mereka mengatakan, 'Dia ada urusan lain - kamu terbang sendiri saja'," katanya.

Beberapa jam kemudian, lebih 40 petugas kepolisian menyerbu studio seniman itu di Beijing.

Puluhan benda disita, kata seorang asisten lain, dan beberapa orang dibawa ke pos polisi terdekat. Mereka dibebaskan beberapa jam kemudian.

Pengkritik lantang

Karya Ai Weiwei dikenal di seluruh dunia.

Dia ikut merancang stadion utama yang digunakan untuk Olimpiade Beijing pada tahun 2008.

Stadion ini terkenal dengan julukan Sarang Burung karena jalinan batang-batang bajanya yang bersilang-saling.

Dia saat ini sedang melaksanakan pameran di sanggar Tate Modern di London. Sekitar 100 juta keping benda porselin dirakit menjadi obyek mirip biji bunga matahari, yang merupakan makanan ringan kuaci di Cina.

Berita terkait