Koussa akan ditanyai soal Lockerbie

Moussa Koussa Hak atas foto Reuters
Image caption Moussa Koussa menjabat sebagai pemimpin intelejen Libia ketika pemboman Lokerbie terjadi

Kepolisian dari Skotlandia berencana bertemu dengan Mantan Menteri Luar Negeri Libia Moussa Koussa dan mengajukan sejumlah pertanyaan tentang kasus pemboman Lockerbie tahun 1988.

Menurut rencana hari ini, Kepolisian Skotlandia akan bertemu dengan Kementrian Luar Negeri Inggris di London hari ini untuk menjadwalkan pertemuam dengan Koussa, yang melarikan diri ke London, pada 30 Maret lalu.

Sebelumnya, Pemerintah Inggris mengatakan tidak menawarkan kekebalan hukum kepada Menteri Luar Negeri Libia, Moussa Koussa, yang kini berada di London.

Para pejabat Inggris kini sedang mewawancarai Koussa, yang pernah menjabat kepala dinas intelijen dan merupakan salah seorang yang dekat dengan Gaddafi.

Kepolisian Skotlandia memiliki kepentingan terhadap Koussa, sebab dia merupakan pemimpin intelejen Libia pada saat pemboman Lockerbie itu terjadi.

Pada 2009 lalu, Pemerintah Skotlandia membebaskan pelaku pemboman Abdelbaset Ali al-Megrahi dibebaskan dari penjara Skotlandia, atas dasar kemanusiaan.

Berdasarkan pemeriksaan ahli kanker, Profesor Karol Sikora, Megrahi, menderita penyakit kanker prostat mematikan dan diperkirakan Megrahi hanya bisa hidup tiga bulan lagi.

Setelah dibebaskan, Megrahi diterbangkan ke Libia dan mendapatkan perawatan.

Megrahi menjalani hukuman penjara pada tahun 2001 terkait pengeboman pesawat milik perusahaan Amerika Pan Am bernomor penerbangan 103 di atas kota Lockerbie di Skotlandia pada tahun 1988, yang menewaskan 270 orang.

Sebagian besar korban tewas adalah warga Amerika Serikat.

Berita terkait