Presiden Gbagbo berlindung di bunker

Terbaru  5 April 2011 - 13:01 GMT
Pasukan pro-Ouattara mengepung posisi Laurent Gbagbo di Abidjan

Pasukan pro-Ouattara mengepung posisi Laurent Gbagbo di Abidjan.

Presiden Pantai Gading Laurent Gbagbo dan keluarganya berlindungi di ruang bawah tanah di kediamannya yang dikepung, kata sumber militer kepada BBC.

Pasukan yang mendukung saingan Gbagbo, Presiden yang diakui oleh PBB, Alassane Ouattara, mengatakan mereka mengepung kompleks kediamannya.

Pasukan pro-Ouattara sebelumnya mengatakan mereka telah menguasai kediaman negara di Afrika Barat tersebut.

Hari Senin, helikopter PBB dan Prancis menyerang beberapa sasaran di sekitar kompleks tersebut.

Gbagbo menolak meninggalkan jabatan presiden meski komisi pemilihan Pantai Gading menyatakan dia kalah dalam putaran kedua pemilihan presiden, dan PBB mengukuhkan hasil pemilihan.

Mengepung rapat

Orang bersenjata dari kedua belah pihak terlibat pertempuran di Abidjan

Orang bersenjata dari kedua belah pihak terlibat pertempuran di Abidjan

Wartawan BBC Andrew Harding telah berbicara dengan pejabat senior militer di pinggir kota Abidjan, tempat ratusan tentara pro-Ouattara berkumpul.

Sumber itu mengatakan kepada wartawan kami bahwa mereka mengepung rapat kediaman presiden dan bahwa Gbagbo dan keluarganya berada di bunker.

Pernyataan ini belum dikukuhkan.

Pasukan pro-Ouattara mengatakan ada sejumlah anggota milisi tak berseragam yang menembaki mereka dari bangunan-bangunan ketika mereka mencoba bergerak maju di ibukota.

Mereka juga mengatakan banyak warga sipil masih terjebak di rumah mereka.

Makanan, air dan listrik sangat terbatas di kota Abidjan yang berpenduduk sekitar empat juta jiwa setelah pertempuran berlangsung berhari-hari.

Belum menyerah

Jurubicara Gbagbo mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa sang presiden belum mencapai titik untuk menyerah.

Namun, panglima angkatan darat, Jenderal Philippe Mangou dilaporkan telah menyatakan kepada AFP bahwa pasukannya berhenti memerangi pasukan pro-Ouattara.

Jenderal Mangou membelot pekan lalu, tapi dilaporkan kemudian kembali ke barisan Gbagbo hari Senin setelah dia tampaknya berubah fikiran.

Wakil Ouattara di Paris, Ali Coulibaly, mengatakan kepada media Prancis bahwa Gbagbo telah merundingkan kemungkinan dia ke luar dari bunker.

Pasukan yang loyal kepada Ouattara, seorang mantan ekonom pada Dana Moneter Internasional (IMF), mulai melancarkan serangan militer dramatis pekan lalu dan berhasil menerobos dari utara dan barat hingga memasuki ibukota.

Patrick Achi, juru bicara Ouattara, sebelumnya mengatakan kepada BBC bahwa jika Gbagbo tertangkap, dia akan ditahan dan ''diadili''.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.