Suriah cabut keadaan darurat

Terbaru  19 April 2011 - 22:38 WIB
Massa demonstran menggelar demo antipemerintah di Homs dan beberapa kota lain di Suriah

Massa demonstran menggelar demo antipemerintah di Homs dan beberapa kota lain di Suriah

Suriah telah mencabut keadaan darurat yang telah diterapkan berpuluh-puluh tahun di tengah gelombang demonstrasi antipemerintah.

Mahkamah keamanan negara, yang menangani pengadilan tahanan politik, telah dihapuskan.

Sementara itu, undang-undang baru yang mengizinkan demonstrasi damai telah disetujui.

Pencabutan keadaan darurat menjadi tuntutan utama massa demonstran yang meminta reformasi.

Sebelumnya, rekaman video yang belum bisa dikukuhkan keasliannya dari kota Homs tampak memperlihatkan aparat keamanan melepaskan tembakan di tengah demonstrasi.

Pihak berwenang memperingatkan warga agar tidak ikut dalam demonstrasi antipemerintah atau aksi duduk-duduk.

Menteri Dalam Negeri Mohammed Ibrahim al-Shaar meminta warga "menahan diri dari ikut serta dalam arak-arakan, demonstrasi atau aksi duduk-duduk dengan slogan apa pun.'

Dalam pernyataan yang dilansir oleh kantor berita resmi Suriah, Sana, dia memperingatkan bahwa jika demonstrasi diadakan, ''undang-udang yang berlaku di Suriah akan diterapkan demi keselamatan bangsa dan stabilitas negara''.

Wartawan BBC Owen Bennet-Jones mengatakan perkembangan-perkembangan yang saling bertolak belakang mengindikasikan bahwa debat penting tengah terjadi di jajaran pejabat tinggi politik Suriah.

Namun, wartawan kami menambahkan, pencabutan keadaan darurat tidak akan cukup untuk memuaskan massa demonstran.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.