PM Rusia ingin rakyat perbanyak anak

Terbaru  21 April 2011 - 02:14 WIB
PM Rusia Vladimir Putin

Sebelum terjun ke dunia politik, Vladimir Putin juga pernah aktif di dinas intelijen Rusia.

Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin mengumumkan rencana untuk mencegah jumlah penduduk terus menyusut.

Pemerintah Rusiah akan membelanjakan 1,5 triliun rubel (sekitar US$53 miliar) untuk memperbanyak jumlah bayi yang dilahirkan dan memperpanjang usia harapan hidup.

Putin menyerukan ''proyek-proyek demografi'' digulirkan di negaranya yang mencatat jumlah penduduk turun 6% sejak pertengahan tahun 1990-an.

''Pertama, kita harapkan usia harapan hidup rata-rata mencapai 71 tahun,'' kata dia.

''Kedua, kita berharap tingkat kelahiran naik sebesar 25-30% jika dibandingkan dengan laju kelahiran bayi tahun 2006."

Putin mengumumkan rencana tersebut dalam pidato penting di depan sidang parlemen Rusia, Duma, mengenai ekonomi menjelang pemilihan presiden bulan Maret 2012.

Sang perdana menteri sudah pernah mengisyaratkan dia mungkin kembali ke kursi presiden, tapi tidak jelas apakah Presiden Rusia saat ini, Dmitry Medvedev akan membuka pintu kesempatan bagi seniornya.

Putin melepas kursi presiden di pemilihan lalu, karena telah mencapai batas maksimum masa jabatan presiden.

Dia kemudian mendukung Medvedev, yang tidak lain sekutu politiknya, sebagai pengganti. Namun, di mata banyak pihak, Putin tetap merupakan kekuataan di balik tahta kepresidenan Rusia.

Garis keras

"Negara ini memerlukan satu dasawarsa perkembangan yang kokoh dan tenang, tanpa bermacam goyangan..."

Vladimir Putin

Pidato hari Rabu (20/4) dipandang sebagai peluang bagi Putin untuk menjabarkan kebijakan ekonomi menjelang pemilihan presiden parlemen yang dijadwalkan berlangsung Desember mendatang.

Dia tampak memposisikan diri sebagai sosok politik garis keras, sedangkan juniornya, Medvedev menyodorkan sosok yang lebih liberal dan lebih terbuka kepada Barat selama menjabat.

Putin -yang ketika masih menjabat presiden pemerintahnya dikecam di Barat karena dianggap menelikung demokrasi- kembali menyatakan stabilitas politik lebih penting daripada melakukan liberalisasi terlalu cepat.

''Negara ini memerlukan satu dasawarsa perkembangan yang kokoh dan tenang, tanpa bermacam goyangan, eksperimen yang tidak difikirkan masak-masak sering berdasarkan liberalisme asal-asalan, atau, sebaliknya, gaya sosial yang sekadar mengekor,'' kata Putin merujuk ke gejolak politik Rusia pada tahun 1990-an.

Dalam pidatonya, Putin juga menekankan bahwa ekonomi Rusia perlu melakukan diversifikasi dari ekspor energi dan mineral, dan mengurangi ketergantungan ekonomi pada dunia luar.

''Kelemahan ekonomi dan kerentanan terhadap guncang dari luar menimbulkan ancaman terhadap kedaulatan nasional,'' katanya.

''Marilah kita berterus terang -di dunia modern, kalau anda lemah, selalu ada orang yang masuk dan langsung merekomendasi langkah yang harus ditempuh, kebijakan yang akan diterapkan, jalur yang dipilih,'' katanya.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.