Beatifikasi Yohannes Paulus ke-2 dimulai

Terbaru  1 Mei 2011 - 16:23 WIB
Paus Benediktus memimpin upacara beatifikasi

Vatikan dikecam karena proses beatifikasi ini terlalu cepat

Upacara beatifikasi mendiang Paus Yohannes Paulus kedua sudah dimulai di Roma, di depan ratusan ribu para penganut agama Katolik.

Diantara yang hadir di Lapangan Santo Petrus adalah seorang biarawati Prancis, Marie Simon-Pierre yang mengatakan dia disembuhkan dari penyakit Parkinson.

Mukjizat kesembuhannya adalah salah satu alasan untuk beatifikasi, yaitu langkah terakhir dalam hukum gereja Katolik sebelum seseorang dianugerahi gelar sebagai Santo atau orang kudus.

Upacara beatifikasi ini berlangsung ditengah kritik yang diterima gereja Katolik karena begitu cepatnya proses beatifikasi ini dan skandal pelecehan seksual yang dilakukan oleh para pastor.

Lebih banyak kasus pelecehan seksual yang terjadi selama Paus Yohannes Paulus II menjabat sebagai kepala gereja Katolik dari tahun 1979-2005.

Gereja Katolik Roma dikecam karena tidak mengambil langkah yang cukup untuk menghukum orang-orang yang bertanggung-jawab.

"Lebih banyak kasus pelecehan seksual yang terjadi selama Paus Yohannes Paulus II menjabat sebagai kepala gereja Katolik dari tahun 1979-2005"

Diantara para tamu yang hadir adalah pemimpin Zimbabwe, Robert Mugabe.

Mugabe adalah penganut Katolik dan dia mendapat izin khusus oleh Uni Eropa untuk terbang ke Italia walaupun sebenarnya dia dilarang memasuki wilayah Uni Eropa.

Presiden Polandia dan Meksiko termasuk diantara 90 kepala negara dan tamu kehormatan lain yang menghadiri upacara beatifikasi ini.

Acara ini diihadiri sekitar setengah juta orang, termasuk rombongan besar dari tanah kelahiran mendiang Paus Yohannes Paulus kedua, Polandia.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.