Hong Kong terapkan upah minimum

Terbaru  1 Mei 2011 - 17:00 WIB
Hong Kong

Upah minimum merupakan perubahan dari sistim pasar bebas

Hong Kong menerapkan upah minimum yang diperkirakan akan menguntungkan 270 ribu pekerja berupah rendah atau sekitar 10% penduduk.

Pekerja sekarang akan mendapatkan bayaran minimum HK$28 atau Rp30 ribu lebih per jam

Undang-undang tersebut diloloskan karena desakan umum untuk memperkecil perbedaan kekayaan di daerah ini.

Tetapi upah minimum ini ditentang kalangan bisnis, yang menyatakan hal ini terlalu mahal biayanya.

Pemimpin bisnis mengatakan usaha kecil terpaksa harus memberhentikan staf.

Para pengecam juga mengatakan undang-undang ini bertentangan dengan pasar bebas Hong Kong.

Tetapi, selain Singapura, kebanyakan negara Asia sekarang telah menerapkan upah minimum.

Langkah ini diperkirakan akan meningkatkan upah pembersih jalan, satpam dan pegawai rumah makan.

"Para atasan sekarang tidak bisa memaksa menerapkan upah terendah,"kata Lee Cheuk-yan, sekretaris jendral Serikat Buruh Hong Kong.

Undang-undang ini tidak berlaku bagi 300 ribu penata laksana rumah tangga yang sebagian besar dari Filipina dan Indonesia.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.