Pemimpin Al-Qaeda Yaman jadi target AS

Terbaru  7 Mei 2011 - 10:39 WIB
Anwar al-Awlaki

Pemimpin al-Qaida di Yaman Anwar al-Awlaki disebutkan menginspirasi sejumlah serangan teror.

Serangan AS di Yaman mencapai target sasaran tetapi gagal menewaskan salah satu tokoh al-Qaeda.

Pemimpin kelompok radikal Yaman kelahiran AS, Anwar al-Awlaki merupakan pemimpin al-Qaeda di Semenanjung Arab.

Sementara itu, dua orang yang berada di level menengah struktur al-Qaeda tewas dalam serangan di Yaman Selatan pada Kamis (5/5), seperti disampaikan oleh pejabat Yaman.

Serangan dilakukan setelah pemimpin al-Qaeda Osama Bin Laden tewas oleh pasukan khusus AS di Pakistan.

Pentagon menolak untuk memberikan komentar tentang laporan yang menyebutkan Anwar al-Awlaki merupakan target utama dalam serangan AS di Yaman.

Menurut Menteri Pertahanan Yaman, senjata jarak jauh menimpa sebuah mobil yang ditumpangi dua bersaudara Musa'id and Abdullah Mubarak, di Provinsi Shabwa.

Tetapi laporan dari Washington menunjukan AS menyakini serangan mereka mengenai salah satu tokoh penting dalam al-Qaeda.

"Kami berharap itu adalah dia," kata pejabat AS yang tidak disebutkan namanya kepada CBS News.

Laporan menyebutkan usaha untuk membunuh Awlaki mulai dilakukan sejak serangan pasukan militer AS di Yaman pada Mei 2010 lalu, ketika itu peluru salah sasaran dan menewaskan salah satu pasukan Yaman.

Pada September, Menteri Luar Negeri Yaman mengatakan serangan dihentikan.

Menurut Koran Wall Street Journal, sejumlah upaya penyerangan dengan target Awlaki dilakukan pada Kamis (5/5) lalu.

Tokoh al-Qaeda Yaman ini lolos dari serangan tiga roket yang menimpa kendaraan yang dia gunakan untuk bepergian. Ketika itu, kendaraan ditumpangi oleh dua bersaudara yang tewas dalam serangan itu.

Washington menyatakan Kelompok al-Qaeda yang berbasis di Yaman merupakan jaringan teror yang paling aktif.

Mereka diperkirakan memiliki 300 pejuang yang tersebar di berbagai wilayah di Yaman, termasuk daerah pengunungan.

Sejumlah analis mengatakan setelah kematian Bin Laden, Awlaki menjadi ancaman terbesar.

Tokoh agama Yaman kelahiran AS ini masuk dalam daftar teroris pada Juli 2010 dan mendapat sanksi ekonomi.

Pejabat AS mengatakan Awlaki merekrut Umar Farouk Abdulmutallab, warga Nigeria yang dituduh melakukan upaya pemboman pesawat yang terbang ke Detroit pada 25 Desember 2009.

Mayor Nidal Hasan, seorang militer AS yang mengalami gangguan jiwa dituduh membunuh 13 rekannya di Fort Hood shooting pada 2009, pernah meminta nasihat religi dari Awlaki dan melihatnya berkhotbah di negara bagian Virginia AS pada 2001.

Seorang siswa yang dinyatakan bersalah karena berusaha membunuh pejabat Inggris Stephen Timms di London juga disebutkan terinspirasi oleh khotbah Awlaki.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.