Obama: Barat masih memimpin dunia

Terbaru  26 Mei 2011 - 01:25 WIB
Tepuk tangan untuk Obama di parlemen Inggris

Presiden Barack Obama menegaskan bahwa Barat tidak bermusuhan dengan dunia Islam

Presiden Obama mengatakan di depan para politisi Inggris bahwa waktu bagi AS dan Eropa untuk memimpin "adalah sekarang" meskipun kekuatan-kekuatan lain sedang bangkit.

Dia mengatakan dalam pidato di parlemen Inggris dalam hari kedua kunjungan kenegaraannya bahwa pengaruh AS, Inggris dan para sekutu akan tetap "tak tergantikan".

Namun dia menekankan kepemimpinan akan memerlukan "perubahan bersamaan dengan zaman" untuk mencerminkan perekonomian, keamanan dan tantangan yang makin besar.

Obama adalah presiden pertama AS yang memberikan pidato di depan anggota majelis rendah dan majelis tinggi parlemen Inggris.

Para politisi senior Inggris dan para tokoh penting lainnya hadir di ruang yang yang bersejarah, yang telah berusia 900 tahun, Westminster Hall, yang menjadi bagian dari gedung parlemen Inggris.

Parlemen Ingris

Gedung parlemen Inggris yang terletak di tepi sungai Thames, berusia 170 tahun

Mereka mendengarkan pidato Obama tentang sejarah hubungan Inggris dan Amerika Serikat dan mengenai nilai-nilai bersama, dan menjelaskan sejumlah tantangan yang akan dihadapi dunia.

Para mantan perdana menteri Inggris, yaitu Sir John Major, Tony Blair dan Gordon Brown duduk bersebelahan di ruang yang padat itu, yang merupakan bagian tertua dari gedung parlemen.

Pidato sepanjang 35 menit itu didengar dengan suasana hening.

Mengawali pidatonya, Obama berkelakar bahwa dengan "korps media yang begitu aktif", hubungan antara Inggris dan AS selalu dibahas "berlebihan".

Tetapi dia menambahkan, "Ada beberapa negara yang mungkin merasa berdiri lebih kuat, berbicara lebih lantang dan berjuang lebih keras untuk mempertahankan nilai-nilai demokrasi di dunia dibandingkan Amerika Serikan dan Inggris."

'Babak baru'

Dia mengatakan kedua negara telah "tiba pada saat yang penting sekali lagi" menyusul resesi global dan konflik yang berlangsugn bertahun-tahun.

"Argumen itu salah. Zaman kepemimpinan kita adalah sekarang ini."

Presiden Barack Obama

Dengan semakin meredanya operasi di Iran, kemajuan di Afghanistan dan setelah "memukul al-Qaeda dengan membunuh pemimpinnya Osama bin Laden", Presiden Obama mengatakan tiba saatnya memasuki "babak baru dalam sejarah bersama kita" dengan tantangan-tantangan baru pula.

Dia menolak argumen bahwa kebangkitan negara-negara adidaya seperti Cina dan India berarti akhir dari pengaruh Amerika dan Eropa di dunia.

"Barangkali, lanjut argumen itu, negara-negara tersebut mencerminkan masa depan dan zaman kepemimpinan kita telah berlalu. Argumen itu salah. Zaman kepemimpinan kita adalah sekarang ini," kata Obama.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.