Pesawat Merkel dilarang terbang di Iran

merkel Hak atas foto BBC World Service
Image caption Pesawat Angela Merkel terpaksa memutar di Turki

Penerbangan Kanselir Jerman Angela Merkel ke India tertunda setelah pemerintah Iran menolak ijin terbang melintas di kawasan udaranya.

Akibatnya pesawat yang membawa Merkel terpaksa memutar melalui Turki selama dua jam.

''Kami tidak pernah mengalami hal ini sebelumnya,'' kata juru bicara Merkel, Steffen Seibert.

Atas insiden ini Jerman dilaporkan telah memanggil duta besar Iran untuk menjelaskan penolakan tersebut.

''Menghalangi perjalanan kanselir Jerman saat melintas di Iran adalah hal yang tidak bisa diterima. Ini menunjukan sikap yang tidak menghormati Jerman,'' kataMenteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle.

''Oleh karena itu saya memanggil duta besar Iran. Kami harus menegaskan kalau sikap yang melanggar konvensi internasional tidak bisa ditoleransi oleh Jerman.''

Tidak ada kejelasan alasan apa yang membuat pesawat kanselir Jerman dilarang melintasi kawasan udara Iran.

Meski ada spekulasi yang menyebut insiden ini sebagai bagian dari protes terhadap sanksi yang diberikan Uni Eropa terkait dengan pengembangan nuklir di Iran, tetapi para pejabat yang ikut menjadi bagian delegasi kanselir menyatakan insiden ini mungkin terjadi akibat ''masalah kordinasi'', karena pesawat kedua yang membawa para menteri Jerman tidak mengalami penundaan.

Berita terkait