Indeks persaingan Indonesia naik

Jakarta
Image caption Gedung perkantoran di Jakarta, salah satu sektor yang mengalami kemajuan adalah properti.

Indonesia mengalami peningkatan paling pesat di indeks persaingan dunia di antara 20 negara ekonomi terkuat (G20), demikian pernyataan Forum Ekonomi Dunia (WEF) menjelang pertemuan WEF Asia timur di Jakarta akhir pekan ini.

Indeks ini sebenarnya sudah dipublikasikan tahun lalu dalam laporan Global Competitiveness Index 2010/2011, namun WEF meluncurkannya kembali hari ini dalam laporan khusus mengenai Indonesia dengan The Indonesia Competitiveness Report 2011.

Posisi Indonesia dalam indeks berada di peringkat 44 diantara 139 negara.

Diantara negara G20 seperti Amerika Serikat, Cina, dan Brasil, Indonesia mengalami lonjakan paling tinggi sejak tahun 2005.

Namun laporan ini juga mengingatkan masih ada beberapa sektor yang harus dibenahi oleh Indonesia, seperti kurangnya infrastruktur dan ketidaksiapan teknologi.

Disebutkan juga bahwa seperlima dari lebih 220 juta penduduk Indonesia masih hidup dibawah garis kemiskinan sehingga memperburuk kesenjangan sosial.

Indonesia adalah salah satu dari sedikit negara di dunia yang berhasil menghindar dari resesi keuangan dunia pada tahun 2008. Resesi keuangan dunia tersebut dipicu oleh krisis kredit perumahan di Amerika Serikat.

Saat negara lain mencatat resesi, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi pada tahun 2008 dan 2009, begitu pula dengan Cina dan India.

Untuk pertama kalinya WEF Asia timur akan diadakan di Indonesia -yang saat ini sedang menjabat ketua ASEAN- dan banyak ekonom menganggap ini merupakan bentuk pengakuan dunia atas kekuatan ekonomi Indonesia.

Berita terkait