Cina: Kami bukan ancaman Asia-Pasifik

Terbaru  5 Juni 2011 - 15:08 WIB

Salah satu bangunan milik Cina di Pulau Spratly yang disengketakan dengan Filipina dan Vietnam.

Menteri Pertahanan Cina Liang Guanglie menegaskan pertumbuhan ekonomi dan militer Cina yang sangat pesat bukanlah ancaman bagi kawasan Asia-Pasifik.

Pernyataan ini disampaikan Guanglie dalam konferensi keamanan tahunan di Singapura menanggapi kembali memanasnya sengketa perebutuan wilayah di laut Cina Selatan.

"Kami tidak ingin mengancam negara manapun dengan modernisasi militer kami. Saya paham, beberapa orang berpandangan militer Cina adalah ancaman," kata Guanglie.

Sebelumnya Vietnam dan Filipina memprotes aktivitas militer Cina yang meningkat di Laut Cina Selatan dalam beberapa pekan terakhir ini.

Cina bersama Vietnam, Filipina, Brunai dan Taiwan terlibat sengketa wilayah di Laut Cina Selatan.

Kawasan itu selama ini dikenal sebagai jalur perdagangan yang strategis dan diduga memiliki kandungan minyak dan gas bumi yang berlimpah.

Sejauh ini, Cina mengklaim kawasan seluas 1,7 juta kilometer persegi termasuk kepulauan Spratly dan Paracel.

Jaga perdamaian

Pemerintah Filipina pekan lalu mengatakan kapal-kapal perang dan pengintai Cina memasang pelampung di kawasan yang diklaim Manila sebagai wilayahnya.

"Cina berkomitmen untuk ciptakan perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan"

Liang Guanglie

Uniknya insiden yang terjadi bulan lalu itu bersamaan waktunya dengan kunjungan Menhan Liang Guanglie ke Manila.

Sementara itu, Vietnam mengatakan kapal-kapa Cina memotong kabel-kabel survey milik perusahaan minyak dan gas Vietnam.

Namun, Guanglie menjamin hubungan Cina dengan Filipina dan Vietnam kini sudah kembali stabil.

"Cina berkomitmen untuk ciptakan perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan," tegasnya.

Cina tahun ini akan meningkatkan anggaran pertahanannya hingga mencapai 12,7% dari anggaran belanja nasionalnya.

Peningkatan anggaran belanja memicu ketegangan di Asia-Pasifik dimana Amerika Serikat sudah lama menancapkan kekuasaannya di kawasan tersebut.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.