Harga vaksin di negara berkembang diturunkan

Terbaru  6 Juni 2011 - 16:16 WIB
Petugas medis di Afrika barat

Vaksin akan dijual dengan harga yang dapat menutup biaya perusahaan obat

Beberapa perusahaan obat internasional mengumumkan pengurangan besar harga vaksin penting di negara-negara berkembang.

Salah satu harga vaksin yang dikurangi adalah yang dapat memerangi lima penyakit termasuk dipteria dan hepatitis BC.

Vaksin lain (Rotarix) dapat mencegah jenis penyakit diare yang menewaskan lebih dari setengah juta anak setiap tahun, terutama di Afrika dan Asia.

GSK, Merck, Johnson & Johnson dan Sanofi-Aventis sepakat untuk mengurangi harga melalui aliansi internasional untuk vaksin, Gavi.

Perusahaan Inggris, GSK (Glaxo Smith Klein) mengatakan harga vaksin-vaksin ini hanya sekitar lima persen dibandingkan harga yang dijual di negara-negara maju.

GSK mengatakan harga vaksin untuk Rotarix misalnya dikurangi 67% menjadi US$2,50 satu dosis di negara berkembang.

Direktur GSK, Andrew Whitty mengatakan perusahaan-perusahaan obat harus menanggapi apa yang diharapkan masyarakat.

Pengurangan harga itu dilakukan menyusul seruan oleh dana anak-anak PBB, UNICEF dan diterapkan sebelum konperensi program imunisasi global yang ditujukan untuk menggalang dana.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.